RSS
Facebook
Twitter

Sabtu, 08 Desember 2012

Sebuah Kontribusi



Bagaimana kau memaknai sebuah KONTRIBUSI?

Yang namanya kontribusi itu harus TOTALITAS.
Setiap kontribusi yang mampu kau sumbangkan untuk orang banyak, sekecil apapun itu, semuanya dilakukan dengan maksimal. Tak ada pilih-pilih yang berat maupun ringan. Tak ada kata sepele.

Kontribusi butuh KESABARAN.
Kesabaran yang bagaimana?
Kesabaran yang tiada hentinya, kesabaran yang terus menerus.
Sabar tidak ada batasnya. Diri kita sendirilah yang membatasinya.

Kontribusi itu dibarengi dengan KEYAKINAN.
Yakin dengan apa yang dilakukan.
Yakin bahwa setelah ada kesulitan ada kemudahan.
Yakin ketika dilakukan dengan ikhlas dan dilakukan karena-Nya, maka surgapun bisa menjadi balasan.

UKHUWAH, rasa persaudaraan dan kekeluargaan..
Dengannya, kontribusi akan menjadi semakin mantap!
Dengannya, akan lebih mudah bergerak menuju tujuan yang sama.

Bukan bagaimana cara kita berlomba-lomba untuk banyak berkontribusi.
Bukan, bukan berapa banyak kontribusi kita.
Tapi bagaimana kita bisa menghadirkan ruh dalam setiap kontribusi yang kita lakukan.
Ruh kontribusi akan memberi makna yang dalam, akan membawa kesan yang baik, hingga kontribusi itu bisa membekas pada setiap hati milik siapa yang kita berikan kontribusi.

Kontribusi, memberi sebanyak-banyaknya kemanfaatan pada setiap kesempatan yang ada.
Tak ada kata 'tidak bisa', tak ada kata 'menyerah', karena kontribusi adalah bentuk PERJUANGAN yang harus diselesaikan sampai akhir.

0 komentar:

  • Authoress

    Foto Saya
    Kuningan, Jawa Barat, Indonesia
    Seseorang yang sedang berjuang mempertahankan hidupnya dan mewujudkan mimpi-mimpinya.
  • Hi, Friends!

  • Followers