RSS
Facebook
Twitter

Tampilkan postingan dengan label Quote. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Quote. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Januari 2015

Perjalanan Meraih Mimpi



Jika langkah-langkah kaki di jalan perjuangan ini juga bisa dihitung sebagai ibadah mungkinkah setiap langkah yang kita jejakkan terdengar sampai ke langit, ikut mengantar do'a serta harapan kita agar kita mendapat yg terbaik dari apa yg kita impikan?

posted from Bloggeroid

Minggu, 26 Oktober 2014

It's Travel Time



Sejatinya dalam kehidupan ini ada banyak perjalanan.

Seringnya, ketika kita hendak melalukan perjalanan ke luar kota kita menyambutnya dengan senang dan menyiapkan berbagai keperluan atau yang biasa kita packing.

Ada yang mengingatkanku bahwa perjalanan hakiki setiap manusia di dunia ini adalah perjalanannya menuju akhirat. Oleh karenanya, setiap jarak yang kita tempuh seharusnya adalah dalam rangka packing, dalam rangka mengumpul-ngumpulkan bekal untuk perjalanan panjang yang datangnya bisa sangat mendadak.

"Ya Allah, tunjukanlah kami jalan yang lurus dan jaga semangat kami dalam rangka mengumpul-ngumpulkan bekal untuk kehidupan setelah dunia."

posted from Bloggeroid

Sabtu, 25 Oktober 2014

Alhamdulillah, Hidup ini Indah



Jalan hidup tak selamanya mulus, begitu yang kita rasakan.
Ah, tapi itu tergantung bagaimana kita melihat hidup itu sendiri.
Ada seorang yang bergelimang harta, serba berkecukupan, namun ia tak bahagia bahkan ada yang tidak bisa menikmati apa yang dimilikinya.
Ada seorang yang dalam kehidupannya tak ada santai walau sejenak, bercucuran keringat, rasa letih tak pernah pergi dari tubuhnya demi mendapatkan sesuap nasi, namun ia sangat senang dan sabar dalam menjalaninya.
Bersyukur adalah kuncinya.
Ingat, dalam kehidupan ini ada ujian ada cobaan.
Ujian membuat kita lebih tangguh dan melatih diri kita untuk menjadi lebih baik.
Sedang cobaan adalah balasan bagi mereka yang telah melakukan keburukan di masa lalu.
Hidup adalah anugerah, terlalu sayang jika tak disyukuri.

posted from Bloggeroid

Minggu, 12 Oktober 2014

Percayalah, Kamu Bisa!


posted from Bloggeroid

Selasa, 02 September 2014

Kau Harus Yakin!


Bismillah, jika ini benar jalan yang kau pilih maka janganlah engkau ragu.
Kau harus yakin dan hadapi apa saja yang akan dipertemukan denganmu di jalan itu.
Keraguan itu sering datang menjumpai terlebih ketika kita sedang dalam posisi memilih,tetap lanjut atau berhenti.
Bila ia datang, janganlah gegabah.
Luruskan niat, perbaiki sikap.
Jika tidak, maka keraguan bisa menjadi penghalang terbesarmu dan penahan gerakanmu untuk mencapai tujuanmu.
Tujuan besar maupun kecil.

Senin, 01 September 2014

Beruntung atau Bekerja Keras

Sumber gambar klik!

"Jika kau bukan orang yang beruntung maka kau WAJIB bekerja keras!"

Sabtu, 23 Agustus 2014

Cinta adalah Kesesuaian Jiwa

Mumpung Masih Syawal

Minggu, 29 Juni 2014

Komik Ceria Ramadhan

Ramadhan datang, apa rencanamu untuk menghiasi hari-harimu di bulan penuh berkah ini?
Ada inspirasi menarik yang saya temukan ketika blogwalking. Tepatnya dari buahatikusurgaku.blogspot.nl dari sebuah artikelnya yang berjudul Komik Muslim Seputar Agenda Harian Ramadhan. Nah ini dia!

Sepuluh Hari Pertama


Sepuluh Hari Kedua


Sepuluh Hari Ketiga


Dalam tulisan aslinya gambar-gambar tersebut terpisah satu-satu. Namun di sini saya buat paket per sepuluh hari. Saya terinspirasi, semoga inspirasi ini dapat menular juga. Semoga melalui Ramadhan ini akan ada lebih banyak perbaikan pada diri kita. Amiin...


Jumat, 27 Juni 2014

Marhaban Yaa Ramadhan

[Marhaban Yaa Ramadhan - via Textgram]

Marhaban yaa Ramadhan..
Selamat memasuki bulan obral pahala..
Selamat menikmati penggemblengan di bulan ini, fasilitas perbaikan bagi diri maupun jiwa kita agar semakin kokoh, suci, dan tercerahkan..
Ramadhan kali ini harus lebih baik!


Posted via Blogaway

Menjemput Surga Seluas Langit dan Bumi dengan "MAAF"

[Maaf - via InsText]

Allah berfirman dalam Surat Al Imran ayat 133-134.

133] Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,
134] (yaitu) orang yang berinfak, di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan MEMAAFKAN (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.


Memaafkan menjadi hal yg tidak mudah bagi semua orang. Bahkan kebanyakan orang menganggap memaafkan kesalahan orang lain itu berat terutama jika orang itu.melakukan kesalahan yang sangat fatal. Namun, balasan untuk perihal yang berat juga sungguh luar biasa. Hanya dengan memaafkan kita mempunyai kesempatan untuk mendapatkan surga seluas langit dan bumi. Masya Allah!

Semoga Allah senantiasa memberi kita hati yang lapang dan menghiasinya dengan cahaya keimanan sehingga kita dapat dengan mudah memaafkan orang lain serta tidak gengsi untuk meminta maaf terlebih dahulu.
Maaf ya semuanya jika dalam berinteraksi selama ini ada banyak kesalahan yang terselip yang menjadi sesuatu yang tidak mengenakkan atau bahkan sampai menyesakkan hati. Semoga Allah meridhoi segala kebaikanmu, kawan. Amiin...


Posted via Blogaway

Jumat, 31 Januari 2014

Luruskan Niat dan Hadirkan Ikhlas

Rabu, 06 November 2013

Roda yang Bergerak


Kehidupan itu seperti roda yg bergerak.
Merasakan di atas maupun di bawah, itu sudah biasa.
Yg terpenting adalah bagaimana kegigihanmu untuk bisa bertahan dalam berbagai kondisi tanpa mengeluhkannya.


Senang-sedih, lapang-sempit, mudah-sulit, ringan-berat.

Dalam menjalani hidup, semuanya datang silih berganti, semuanya pernah kita alami.

Di suatu waktu, kau menapak pada suatu titik dimana kita ingin berhenti.

Di suatu waktu, kau lelah dan merasa tak sanggup lagi untuk meneruskan.
Di suatu waktu, yang kau inginkan hanyalah menghilang.

Lemah.

Payah.
Penderitaan.

Hei!

Sadarlah, kawan!
Buka mata yang sempat kau pejamkan itu!

Sadarlah..

Selama belum datang kepadamu titik akhir dalam kehidupan berarti perjalananmu masih panjang.
Lihatlah...
Lihatlah jalan membentang di depanmu dengan segala jenis medannya.

Jalan hidup memang tak selamanya menyenangkan dan aman.

Tingginya tingkat kesulitan yang ada akan membuat kita lebih kuat atau lebih lemah.
Yang mana yang akan kau pilih?

Jika kau memilih menjadi lebih lemah, maka berhentilah saja.

Apa yang ada di depan sana, lupakan.
Dan kau tidak akan merasakan sesatu yang lebih sulit daripada yang kau rasakan sekarang.

Dan jika kau memilih menjadi lebih kuat.

Ingatlah tujuan utamamu.
Nikmati saja prosesnya.
Di dunia ini banyak cara menjadikan yang begitu sulit menjadi sangat mudah.
Orang yang dapat mengendalikan dirinyalah yang akan cepat menemukannya.

Biarlah roda yang bergerak itu tetap bergerak.

Berputar cepat maupun lambat.
Dan bila saatnya tiba untuk berhenti, semoga ia mengantarmu pada sebuah kondisi yang kau inginkan.


Senin, 27 Mei 2013

Solusi atau Masalah?



"Jika kita bukan termasuk solusi, maka kita adalah masalah."
[From a friend of friend]

So, mau jadi yang manakah kita?

#MeiBerbenah

Rabu, 23 Januari 2013

Dengar, Pahami, Lakukan


"Dengarkan semua yang orang katakan, pahami, tapi lakukanlah yang menurut kata hatimu benar. Karena nurani tidak pernah berbohong."

Mencegah Itu Lebih Baik

Bila ada potensi gangguan, singkirkan sebelum berkembang! Karena kalo ngukur posisi, posisi harus selalu tetap. 
kena sedikit gangguan aja posisi bisa melenceng selamanya sehingga menyebabkan kekacauan data dan kerugian yg besar.

Kata-kata tersebut dikatakan oleh seorang dosen saat pertemuan terakhir kuliah Survey Satelit menjelang UAS lalu. Memang, hal itu benar ketika kita melihat dari perspektif pengukuran posisi suatu titik di permukaan bumi. Tapi ada sesuatu lain yang saya sadari ketika mendengarnya.

Dalam hidup ini, kita sering dihadapkan dengan perasaan bimbang, tak enak hati, juga terlalu toleransi. Wajar, karena itu manusiawi. Banyak sebabnya namun efeknya adalah penyesalan. Bila ada potensi gangguan, singkirkan  sebelum berkembang itu memang betul-betul harus dilakukan. Apapun yang menganggu pikiran, apapun yang kau anggap tidak baik, apapun yang kau prediksi nantinya akan menimbulkan kerugian, cut di awal! Sebelum itu membuatmu menyesal, sebelum itu membuatmu dibayang-bayangi oleh hal-hal negatif. Berat di awal, namun berlanjut pada proses dan hasilnya insya Allah akan melegakan hati.

Minggu, 30 Desember 2012

Achieve it!


Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat kamu ingin pergi, jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu  lakukan.
Just dream, wake up, action, and pray!




Kamis, 25 Oktober 2012

Berhati Besar

"Dalam kehidupan ini tidak ada manusia yang selalu benar. 
Karena itu, dibutuhkan hati yang besar untuk memaafkan kesalahan orang lain."


Terik mentari siang hari kadang tak bisa diajak kompromi. Panas. Dan semakin sangat terasa panas bila kau tinggal di daerah yang memiliki pantai, walau tidak dekat dengan pantainya. Apalagi sekarang, musim tidak dapat dengan mudah diprediksi. Seharusnya sudah musim hujan, tapi panas malah terasa semakin menyengat. Tapi kadang hujan, dingin. Lalu panas lagi. Ekstrim, cuacapun bisa ababil. Oke, lupakan tentang musim dan cuaca.
Kau sudah mengerjakan tugasmu dengan baik dan ternyata lebih cepat dari yang diperkirakan. Lalu, bila tak ada fasilitas untuk mencetak file tugasmu, kemana kau akan pergi? Ya, rental komputer dan printer. Kau pergi dengan semangat 45 saking senangnya tugasmu sudah selesai.

Setibanya di sana, tak nampak banyak orang yang sedang menggunakan jasa tersebut. Kau akan tambah senang dong tentunya, merasa mestakung (semesta mendukung). Dalam pikiranmu semua akan berjalan dengan mulus. Kau tancapkan USB mu pada komputer yang menyala di depanmu, membuka file mu, lalu klik print. Tara! Tugasmu tercetak dengan cepat, bertambah senang lagilah hatimu itu. Setelah itu kau langkahkan kakimu menuju seorang pegawai yang sedang ada di meja depan untuk melakukan pembayaran.

"Mas, ini saya sudah selesai print. Minta tolong dijilid ya..." Kau berkata pada pegawai berbaju hitam itu. Tak perlu menunggu lama, pegawai tersebut langsung mengambil beberapa lembar cetakan tugasmu dan membawanya. Kau pun bertanya atau protes dalam hati, lho kok masnya asal ngeloyor aja, emang tahu mau dijilid seperti apa?

Kau lihat pegawai itu, bukannya malah langsung menjilid tugasmu, dia malah menghampiri pegawai yang lain dan membicarakan sesuatu yang entah apa itu. Kau lihat jammu, sudah 3 menit berlalu. Dia melihat ke arahmu. Sedikit agak lega karena kau pikir pegawai itu akan melakukan tugasnya. Dan benar, dia menghampirimu.

"Mau dijilid bagaimana?" Tanyanya. Seperti dugaanmu, dia belum mengerti mau dijilid seperti apa. "Yang depan bening belakangnya biru teknik." Kau beritahu dia. "Ha? Maksudnya?" Iya sih, kau sadar bahwa jawabanmu tadi memang kurang jelas. Tapi, memang biasanya kau menggunakan jasa di situ dan biasanya pegawai di situ sudah pasti mengerti apa yang kau maksud dan akhirnya kau menyimpulkan bahwa pegawai yang sedang melayanimu itu adalah orang baru. Apa mau dikata, ya sudah mari pelan saja.

"Yang depan plastik mika putih bening dan belakangnya bufallo biru teknik." Dia ber-oh ria lalu mengambil yang dimaksud. Alhamdulillah, dia mengerti. Ada lagi sesuatu yang membuatmu harus bersabar. "Berhubung ukurannya tidak sama dengan kertasnya, maka saya akan potong dulu. Mohon ditunggu." Kau mengangguk setuju, lha emang biasanya juga gitu. Yang namanya ngejilid, yang buat ngejilid biasanya lebih besar ukurannya daripada kertas yang kau gunakan untuk mencetak tugasmu.

Kau lihat bagaimana cara dia memotong kertasnya. Belum begitu ahli. Begitu lama, sampai kau pikir lebih baik kau saja yang melakukannya dengan cepat. "Aaaa...!!!!" Tiba-tiba dia heboh sendiri, "Pantesan motongnya susah. Lha wong cutter-nya tumpul. Sebentar ya..." Kau hanya menggeleng-gelengkan kepalamu dan selanjutnya kau lihat dia mengganti pisau pada cutter-nya itu. Kemudian dia kembali memotong kertas tadi. Tangannya gemetar, ragu-ragu. Bagi orang yang sudah naik pitam, pasti akan berkata, "Sebenarnya bisa tidak sih?" Tapi kau yakin bahwa kau tidak akan naik pitam, maka kau memutuskan untuk mengatakan hal-hal seperti itu.

"Mas, mas orang baru ya di sini?" Tanyamu saking sudah gregetannya. Pegawai itu menoleh ke arahmu. "Lho, kok tau?" Jelas tahu lah, biasanya juga sat sit set prung (serba cepat)! Kemudian dia menampakkan pose berpikir, "Ah! Saya tahu, pasti mau gombal siang kan?" Zzzzz.. Kalau ini dunia komik, di belakang kepalamu pasti sudah ada setetes air (sweatdropped). Mendengarnya, kau hanya tersenyum. Tersenyum miris. "Oke, sebentar lagi selesai." Lanjutnya. Menurutmu, sebentar itu berapa mas?

Setelah pergi entah kemana, pegawai itu pun kembali dengan membawa tugasmu yang sudah dijilid. Senyum cerah akhirnya menghias wajahmu lagi, sama seperti saat tadi kau datang ke tempat itu. Bagaimana tidak? Kau hanya membutuhkan waktu untuk mencetak kurang dari 5 menit, untuk menjilid sudah setengah jam kurang 3 menit kau menunggu, dan akhirnya selesai. Akhirnya....

"Sudah selesai saya jilid, silakan di cek dulu." Biasanya, kau tak perlu mengecek pun sudah bisa percaya bahwa yang dikerjakan oleh pegawai di sana sudah baik. Tapi karena pegawai baru, maka kau pun mengecek. Senyum cerahmu luntur seketika. Setelah kau buka halaman pertama, halaman kedua dan selanjutnya terasa janggal. Kau menyadari bahwa halaman kedua dan selanjutnya posisinya terbalik dan itu artinya jilid yang sudah melekat harus dibongkar kembali! Haruskah kau menunggu setengah jam lagi untuk menunggu tugasmu dijilid dengan rapi?

Ingat, kau tidak boleh emosi dan terlalu menyalahkan karena pegawai ini masih belajar. Maka, kau memilih untuk memakluminya saja. Singkat cerita, tugasmu sudah terjilid dengan rapi seperti yang kau inginkan. 

"Jadi, semua ini berapa?" Ketika kau bertanya, wajah pegawai itu menggambarkan ekspresi terkejut. "Li-lima ribu." Jawabnya agak tergagap, seperti ketakutan. "Yakin, mas? Saya minta notanya ya..." Sebenarnya, kau tak masalah, tapi sejenak terlintas untuk mengetesnya sedikit. Dia mengusap keringat yang tiba-tiba menetes dari dahinya. Cuaca memang panas sih atau kau yang tiba-tiba terlihat menakutkan baginya? "Ini.." Dia menyodorkan nota, "Terima kasih, semoga tidak kapok." Lanjutnya. Setelah itu, walau agak kesal karena telah banyak waktu terbuang, kau ayunkan langkahmu menuju kost dan dalam perjalananmu kau yakinkan dirimu bahwa orang tadi baru belajar. Yang namanya orang belajar, kalau salah itu wajar. Kalau dia giat berlatih, pasti kemampuannya bisa jadi sama dengan pegawai-pegawai di sana yang pada dasarnya sudah profesional. Tukang ngeprint, tukang jilid, tukang fotocopy, semua itu terlatih. Setelah itu menjadi lihai dan pelayanannya pun bisa kau rasakan dengan baik. 


Sekian. Semoga bisa mengambil hikmah dari kejadian ini :)

Rabu, 24 Oktober 2012

Tambah Semangat!



Semangat itu datang dari diri sendiri.
Dosisnya akan bertambah karena mendapat dukungan dari orang-orang di sekitar kita, terutama mereka yang mengasihi dan menyayangi kita.
Dan ia tak akan habis karena kita melakukan sesuatu dengannya karena Allah.

Sabtu, 16 Juni 2012

Jaga Semangatmu!


Jangan biarkan api SEMANGAT dalam jiwamu padam.
Biarlah ia berkobar mengiringi tiap jengkal langkah perjuanganmu dalam meraih KESUKSESAN.

Jangan biarkan api SEMANGAT dalam jiwamu padam.
Biarlah ia menjadi kekuatanmu di kala kau merasa rapuh.

Jangan biarkan api SEMANGAT dalam jiwamu padam.
Biarlah ia menemani harimu dalam rangka mencari ridho-NYA.

Jangan biarkan api SEMANGAT dalam jiwamu padam.
Biarlah ia menyebarluas, merasuk juga pada jiwa-jiwa yang ada di sekitarmu.

Jangan biarkan api SEMANGAT dalam jiwamu padam.
Biarlah ia mengalahkan segala yang akan membuatmu berhenti mengejar mimpimu.

SEMANGAT!!!

 
  • Authoress

    Foto Saya
    Kuningan, Jawa Barat, Indonesia
    Seseorang yang sedang berjuang mempertahankan hidupnya dan mewujudkan mimpi-mimpinya.
  • Hi, Friends!

  • Followers