RSS
Facebook
Twitter

Tampilkan postingan dengan label Just to Know. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Just to Know. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Juni 2012

Tak Paham


Tak Paham


Aku tidak tahu apa yang terjadi padamu.
Sungguh, bagaimana mengatakannya?
Sebenarnya kau senang atau sedih?
Hei, tak bisakah kau gunakan ekspresi wajahmu untuk menggambarkan semuanya!

Setahuku, kau selalu bersinar.
Ya, seperti yang sering kau katakan, seperti matahari.
Yang sinarnya dipagi hari bisa menyihir orang untuk bersemangat.
Yang sinarnya dapat membuatku tersenyum.
Aku tidak sedang bercanda.
Ini serius.
Aku suka sinarmu.
Seperti kataku tadi, seperti matahari.
Setiap hari, kepada semua orang kau berikan sinarmu dan mereka senang.
Yah, kecuali kalau kau memberikannya secara berlebihan.
Saat marah mungkin, sinarmu begitu terik dan membuat orang tak mau mendekat.
Tapi sungguh, kau sedikit mengajariku tentang sesuatu.
The power of give, memberi tanpa meminta imbalan.
Kalaupun ada, kau menyebutnya kebetulan dan berkata, ‘aku sedang beruntung’.
Lagi, aku memang suka!
Tapi sedikit, sedikit sekali.
Karena aku lebih menyukai, sangat menyukai, bahkan paling menyukai siapa yang memilikimu.
Dzat yang Sinar-Nya lebih indah dari apapun itu.

Tunggu, kau jangan salah paham.
Baiklah, tanpa kukatakan kaupun tidak akan salah paham.
Karena kau sebenarnya sudah mengerti.
Walau sepatah katapun tak terucap, aku tetap yakin kau mengerti.


Note :
Saat lagi beres-beres file di komputer yang mulai acak-acakan, tiba-tiba nemu ini. Saya pun lupa kapan ini dibuat, karena apa ini dibuat, dan sepertinya belum selesai. Dasar pelupa! Yah, whatever lah.. 


Keep being your self,
Akabara Hikari




Kamis, 10 Mei 2012

Nge-tag Jodoh, Bolehkah?

Apa kabar sobat?
Apa kabar hatimu?
Masihkah ia sejuk dengan keimanan?
Masihkah ia bersih dari prasangka buruk?
Masihkah ia menjadi wadah untuk banyak niat yang baik?  

Hari ini ketika kuliah, seorang sahabat yang duduk tepat di sebelahku bertanya tentang jodoh. "Sebenarnya, boleh nggak sih kita ngetag orang buat jadi jodoh kita?" Begitu tanyanya. Wah, enak benar ya kalau memang bisa seperti itu?

Perlu kita pahami bersama bahwa dalam islam antara rizki, jodoh, dan kematian hanya Allah-lah yang mengatur. Allah sudah menuliskan jodoh kita di Lauh Mahfudz. Jodoh merupakan takdir, namun ikhtiar atau usaha kita sebagai manusia sangat diperlukan.

Teringat sebuah kisah dari sahabat yang lain. Sakura. Ya, sebut saja dia begitu. ^^

"Agama mengajarkan, banyak orang bilang, dan aku percaya kalau jodoh ada di Tangan Tuhan. Lalu, apa kau juga percaya?" Perempuan yang nama(samaran)nya persis dengan bunga nan indah itu bertanya padaku.

"He?" Kuberhentikan aktivitas mengetikku dan menoleh padanya. "Adakah alasan untuk tidak mempercayainya?"

"Bisakah tidak memberiku pertanyaan lagi ketika aku meminta jawaban, Hika?" Temanku ini biasanya senang bercanda, tapi saat itu kulihat raut wajah serius di paras cantiknya.

"...." 

"Menurutku.." Kuputuskan untuk mendengar dulu semua yang ingin dia katakan. "... jodoh memang ada di Tangan-Nya tapi kitalah yang harus berusaha mengambilnya."

"Lalu, apa kau sudah berusaha?" Tanyaku kemudian.

"Tentu saja!" Jawabnya mantap. "Yah, walaupun dari sekian banyak mencoba belum ada yang cocok. Putus-nyambung, falling in love-broken heart, itu biasa. Yang penting kan ada usaha. Tapi kenapa sampai sekarang belum dapat yang pas ya?"

"Kau yakin usahamu sudah benar?"
Ia mengerutkan dahinya. "Maksudmu? Kau mau bilang kalau aku salah? Aku terlalu memaksakan diri?" Ya, ampun... Seperti detektif saja yang sedang menginterogasi seorang tersangka.

"Tidak." Jawabku singkat, lalu tersenyum. "Aku hanya ingin menyadarkan bahwa apa yang kita dapat itu tergantung dari niat dan usaha kita."

"Ya, ya. Aku tahu kok. Lalu, bagaimana dengan dirimu? Aku tidak pernah melihatmu 'berusaha'. Lebih tepatnya kulihat dirimu hanya menunggu." Katanya dengan nada jahil.

"Apa maksudnya 'berusaha'? Aku sedang berusaha kok."

Sakura keheranan seolah percaya kalau kuberbohong. "Berusaha?" Tanyanya untuk meyakinkan.

"Ya. Berusaha memperbaiki diri terlebih dahulu dan berdoa supaya nantinya bisa mendapatkan yang terbaik seperti yang diusahakan."

Selesai.

Well, saya mendapat kata-kata itu bukan murni, karena saya tak pandai berkata-kata. Karena saya sering mendapat nasihat dari keluarga, kakak-kakak, teman-teman, juga baca-baca dibeberapa referensi. Hehehe. Dan tadi itu kesimpulannya.

Btw tentang mendapatkan sesuai dengan yang diusahakan, bisa saja seperti ini. Yang biasa pergi ke tempat hura-hura, dia akan mendapat jodoh dari sana. Yang suka pergi ke masjid, nanti dapatnya yang rajin ke masjid juga. Yang suka FB-an/Twitter-an/Blogging, mungkin juga akan mendapatkan yang seperti itu juga. Walaupun belum tentu benar 100% sih. Allah berfirman :

”Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia (surga).” (Qs An Nuur 26)

Dalam ayat tersebut, Allah memberi kabar dan mengingatkan kepada manusia bahwa jodoh itu tergantung dari bagaimana keadaan diri kita sekarang. Kita ingin yang baik-baik, maka kitapun harus baik-baik dahulu. Dan apapun yang Allah berikan pada kita, itulah yang terbaik. Usaha memperbaiki diri dulu kemudian berdo'a, tawakal, dan semoga bisa menjadi hamba-Nya yang qona'ah. Jadi kalau nge-tag nge-tag... Tag aja note di FB aja lah ya. ^___^

Masih penasaran tentang tanya jawab seputar cinta? Karena saya bukanlah ahlinya, mari serahkan kepada yang ahli. Bisa dibuka di SINI. Terima kasih, semoga tidak puas agar bisa lebih giat belajar dan mencari dari sumber-sumber lainnya.






Blooming and so amazing...
Akabara Hikari ^^

Selasa, 01 Mei 2012

Create Your Own Good Luck Card

Hai sobat, ada beberapa design Good Luck Card nih. Cuma diedit sedikit sama dikasih tulisan. Gambarnya udah dari sananya, banyak di internet ^__^


 (1)
 (2)
(3)

Sederhana, tapi harapannya bisa membuat lebih semangat walaupun hanya sedikit.





Show your best,
Akabara Hikari

Selasa, 28 Februari 2012

The Farewell


Perpisahan seringkali terasa menyakitkan dan menyedihkan.

Terutama jika yang meninggalkan kita adalah orang-orang yang terdekat dengan kita seperti keluarga.
Juga orang-orang yang memiliki kesan tersendiri seperti sahabat yang bertahun-tahun bersama.

Allah.
Dia-lah Tuhan yang berkuasa atas segala sesuatu.
Termasuk perpisahan ini.

Hei, coba lihat ke belakang.
Tak mungkin ada perpisahan jika tidak ada pertemuan bukan?
Pertemuan-perpisahan adalah sebuah siklus.
Siapa yang memiliki kesan selama dalam pertemuan, maka dialah orang yang beruntung karena dia termasuk orang yang bersyukur dengan memaknai setiap yang dilakukan dalam setiap pertemuannya itu.
Namun akhirnya, ketika perpisahan itu datang maka boleh jadi dialah yang paling merasa sedih.

Perpisahan bukanlah sebuah akhir, namun ini adalah sebuah awal dari rencana Allah yang lebih baik untuk kita.
Jangan pernah menyesal akan adanya pertemuan karena berpikir pasti nantinya berpisah.
Yang terpenting adalah memaknai setiap pertemuan dan tidak melupakan setiap kenangan setelah adanya perpisahan.





Not necessarily gets downcast,
Akabara Hikari ^^



Sabtu, 18 Februari 2012

Muslim Manga

Hei, sobat!
Kamu muslim?
Suka baca manga?

Mampir yuk ke Muslim Manga! ^^

Bisa juga mampir ke gallery atau group-nya di devianart. ^^






Demikian sekilas info,
Akabara Hikari

Kamis, 16 Februari 2012

Plis, Ngertiin Gue!


Pernah nggak sih teman-teman mengucap pernyataan egois ini? Atau malah sering? Yah, minimal pernah mendengarnya. Iya kan?
Hadeehhh... Baru mulai menulis saya udah main nanya yang menjurus ke menyindir. Hehehe. Bukan maksud begitu tapi saya ingin sedikit membahas tentang ini. Alasannya? My fingers feel the itchness, want to type something. ^^

Tahukah teman-teman bahwa ‘plis, ngertiin gue!’ itu adalah pernyataan yang sangat egois. Bagaimana tidak? Pernyataan yang jelas-jelas mengandung sebuah kekuatan untuk meraup keuntungan sendiri, memaksakan kehendak, dan tidak memedulikan orang lain.

Kita tahu bahwa memang semua orang ingin dimengerti (menurut versinya masing-masing). Ya, dan itu memang manusiawi sebenarnya ketika kita ingin mengucapkannya di suatu waktu yang ah! Benar-benar sulit untuk dituangkan dalam kata-kata. Puncak di mana kita merasa tidak ada orang yang benar-benar memperhatikan atau tidak ada yang memberi apa yang kita inginkan. Tapi, yang perlu digarisbawahi di sini adalah : sudahkah kita melakukan seperti yang ingin kita dapatkan, memberi pengertian pada orang lain?

Dalam mengemukakan pendapat misalnya. Ada sebuah pendapat yang disampaikan di forum dan sudah disepakati. Namun, tiba-tiba kita berpikir memiliki pendapat yang kita rasa lebih baik daripada kesepakatan forum. Lalu kita protes, dan ternyata pendapat kita tidak diterima dan akhirnya kita marah.

Sungguh, benar-benar kekanakan dan lelah jika seperti itu. Capek pikiran dan yang paling parah adalah capek hati. Saya nggak asal ngomong lho teman-teman, karena saya adalah orang yang seperti itu: suka memaksakan kehendak, merasa pendapat saya yang paling baik dan benar, egois, dan sangat kepala batu. Ya, saya seperti itu, tapi itu dulu. Saya ulang, itu dulu.

Di dalam gerutuan kekesalan seperti ‘kenapa sih mereka nggak mau dengerin aku?’, ‘aku nggak pernah dianggep gitu, padahal aku bener’, ‘ya udah deh, kalau mereka nggak mau nerima, jangan nyesel ntar kalo mereka ngerasa salah’, yah dan whatever sejenisnya, saya merasa ada denyutan urat-urat otak yang seperti memerintahkan otak saya untuk berpikir lain, lebih tepatnya merenung.

Setelah terbuai dalam perenungan saya yang panjang saya menjadi sadar. Kita ingin dimengerti, kita adalah manusia. Sehingga kesimpulannya, semua manusia pun ingin dimengerti. Hidup ini siklus antara memberi dan menerima. Ketika kau banyak memberi dengan ikhlas, maka secara otomatis akan banyak yang akan kau terima. Namun, ketika kau hanya ingin menerima tanpa repot-repot memberi, jangan salahkan siapapun kalau nantinya kau akan banyak merasa kecewa. Sungguh, kecewa itu menyakitkan, kawan!

1 kata saya temukan untuk penyelesaian ini : MENGALAH. Ingat, mengalah bukan berarti kalah, menyerah, ataupun mati. Tinggalkan jubah keegoisan, topeng gengsi, dan cadar kesombongan. Semua ingin dimengerti, sehingga kita tidak boleh egois meminta orang lain untuk mengerti kita sedangkan kita tidak mau mengerti orang lain.

Sulit. Ya, sangat sulit untuk mencoba mengerti orang lain pada awalnya. Tapi ternyata, lama-lama mencoba mengerti orang lain itu menyenangkan. Ketika orang lain melihat bahwa kita mengerti mereka, secara otomatis merekapun akan bisa mengerti kita.

Bagi yang lebih suka didengar, jangan tidak mau untuk banyak mendengar. Bagi yang suka memaksakan kehendak, jangan sungkan untuk mau menerima. Ketika kita sudah terbiasa dan nyaman sebagai SUBJEK, cobalah untuk bisa memahami apa yang dirasakan OBJEK dengan apa yang kita subjekkan padanya.

Sekarang, kalau ada orang yang seperti itu, saya suka gregetan sendiri karena merasa seperti bercermin pada masa lalu. Gregetan ingin berkata, ‘hei, sudahlah! Kalau terus begini kau akan capek dan kecewa’.

Karena tekad kuat, dukungan dari teman-teman, dan lingkungan yang kondusif saya semakin bisa mengikis keegoisan saya yang seperti itu, juga keegoisan-keegoisan saya yang lain. Ya, walau mungkin masih ada orang yang merasakan sisa-sisa dari itu. Atau masih sama? Maafkan saya, saya khilaf... Tapi bener deh, saya niat seniat-niatnya untuk tidak menjadi sangat egois lagi.

Masalah hati itu memang rumit, maka imbangi dengan logika yang kita miliki. Jika merasa hati sudah panas meluap-luap dan kepala rasanya ingin meledak, maka siramlah dengan sejuk dan dinginnya air wudhu. Ketika tidak mempan, lalu shalatlah 2 rakaat. Masing tidak berpengaruh, tilawah. Segala cara sudah dicoba tapi belum berhasil, maka tidurlah! Istirahatkan hati dan otak anda.

Jangan menutup diri. Saya saja bisa berubah (step by step tentunya), saya yakin anda lebih bisa! :D





Wallahu a’alam,
Akabara Hikari

Senin, 13 Februari 2012

Love is Really Something

Wooo...
Saya menulis tentang cinta! (terus emangnya kenapa?)
*efek taburan senbonzakura*

Cinta, what is 'cinta'?

Kalau kata mbak-mbak Cherry Belle :
cinta satu kata penuh makna
cinta bawa hati bahagia
dari sekian juta keindahan dunia
di mata hatiku kaulah kehidupanku
(Love is You)

Tapi kalau kata Mang Jezen, eh, maksudnya Maher Zain :
If you ask me about love
And what i know about it
My answer would be
It's everything about Allah
The pure love, to our souls
(Always be There)

Hehehe. Yang tadi cuma contoh, bukan membandingkan. Tapi kalau anda ingin membandingkan, it's up to you. Apa? Mau nyanyi? Hn, it's up to you too. Oke, Sekarang rada serius ya...

Kalau kita mulai dari apa itu cinta. Kayaknya teman-teman juga sudah memiliki tafsiran masing-masing tentang cinta. Karena saya yakin teman-teman pasti sudah merasakannya (yaiyalah, kalau nggak ada cinta kita nggak bakal hidup di dunia beserta kenikmatannya ini). Maka dari itu, saya akan mulai dari sini saja.

Tahukah teman-teman kalau cinta itu punya tingkatan? Menurut Abdullah Nasih Ulwan (yang juga disampaikan oleh Ketua MUI Yunahar Ilyas pada Tabligh Akbar di Masjid Kampus UNDIP, 12 Februari 2012), begini pembagiannya :


1. Mahabbah Ula (Cinta yang Utama)
Ini adalah cinta kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.
2. Mahabbah Al Wustho' ( Cinta yang menengah)
Ini adalah cinta kepada Ibu, Bapak, Istri, Anak-anak, Perniagaan, Harta, dan sejenisnya di dunia.
Dan semua cinta ini karena kita cinta kepada Allah SWT.
3. Mahabbah Al Adna (Cinta rendahan)
Ini adalah Mahabbah Al Wustho yang menggeser Mahabbah Ula
.


Nah, sekarang kita lihat parameter dimana manusia itu menempatkan cintanya :

1. Prioritasnya utama kepada siapa
2. Orientasi dan kecenderungan hatinya kepada siapa
3. Pengorbanan yang diberikan kepada siapa
4. Kesungguhan ia persembahkan kepada siapa
5. Waktu terbanyaknya untuk siapa
6. Persembahan terbaiknya untuk siapa
7. Harapannya kembali kepada siapa


Dan yang paling baik untuk mengganti kata 'siapa' adalah Allah. Sudahkah kita menjadikan Allah nomor 1? Oke, jawab dalam hati aja. ^^


Btw, besok tanggal 14 Februari kan ya? Valetine Day. Yeah, setidaknya itu kata banyak orang. Hari besar untuk Hari Kasih Sayang. Uhuk, mendingan baca ini deh : Sejarah Valentine, dari blognya seorang teman di negeri yang nun jauh di sana.


Kawan, kita sama-sama tahu bahwa Allah itu Maha Pengasih dan Maha Penyanyang yang cinta-Nya tidak mengenal waktu dan tempat. Everywhere and everytime Allah give His love to us. So, setiap manusia bisa berkasih sayang setiap saat juga. Bukan hanya tanggal 14 Februari saja. Simbolis? Sudah jadi kebiasaan? Hei, pantaskah kita ikut-ikutan merayakan Valentine Day. Sekali lagi, yang belum baca. Silakan baca Sejarah Valentine. ^^


Oke lupakan soal Valentine Day, karena di sini kita membahas soal cinta.


Love is Really Something.


Cinta itu bisa jadi sesuatu yang ajaib. Mengubah yang buruk jadi baik. Namun, cinta juga bisa menjadi sesuatu yang sangat berbahaya. Menjerumuskan yang baik menjadi buruk. Ini hanya bagaimana memilih dan mengatur cinta.


Ketahuilah bahwa yang bermanfaat, paling tinggi, serta mulia adalah cinta yang keluar dari hati yang tulus. Cinta seperti diciptakan atas dasar beribadah kepada Allah. Cinta memiliki 2 faktor yang mendorong : keindahan dan keagungan. Allah mempunyai kesempurnaan yang mutlak mengenai hal itu. Allah itu indah dan menyukai keindahan.


Dikisahkan ada seorang pemuda telah menjadi seperti anak ayam yang gelisah. Ketika ditanya sebabnya ia menjawab, “Karena cinta”. Berarti orang mabuk karena cinta sampai gelisah dan yang sampai lebay selebay-lebaynya atau galau segalau-galaunya bisa kita katakan anak ayam. Hehehe. (tiba-tiba jadi ingat model rambut Sasuke, kayak ayam :D) Skip.


Nabi Muhammad SAW menjelaskan kriteria orang-orang gugur yang termasuk mati syahid adalah :

Orang yang gugur dalam peperangan

Orang yang terbakar

Orang yang mati karena kelahiran

Orang yang tenggelam

Orang yang meninggal karena sakit, dlsb.


Yang jelas, Rasulullah SAW tidak pernah menyebutkan korban cinta sebagai mati syahid. Maka, cukuplah korban keasyikan cinta disahkan hadisnya dari Ibn Abbas RA bahwa orang yang menjadi korban cinta tidak akan masuk syurga hingga ia bersabar kepada Allah, berlaku ‘iffah, serta merahasiakan/bisa menahan diri terhadap orang yang dicintai serta lebih mengutamakan cinta kepada Allah, perasaan takutnya hanya kepada Allah, mencari keridlaan-Nya, maka inilah yang patut dimasukkan menjadi ahli surga seperti pada QS. An Nazi’at :40-41.


Apa? Jatuh cinta dalam islam boleh nggak?

Jawabannya boleh, karena itu fitrah manusia. Tapi balik lagi ke pembahasan tentang cinta di atas. Oh ya, dan harus bisa dibedakan mana jatuh cinta, emosi sesaat, sama hanya simpati. Sekali lagi, sebelum terlalu mencintai yang lain cintai Allah di atas apapun.


Heh? Jodoh?

Semua itu sudah diatur sama Allah. Kita nggak perlu repot buat nyari dan nggak perlu galau buat yang single. Kalau mau dapet yang baik, kita harus baik dulu donk. Jangan kita minta yang seideal-idealnya kalau kita nggak mau memperbaiki diri.


Seorang sahabat saya di Bandung pernah cerita kalau temannya diputusin sama pacarnya, kemudian dia dinasihati sama dosennya (klik untuk lihat sumber) :


"Kita tidak bisa berharap orang yang kita kasihi akan setia kepada kita. Karena di dunia ini masih ada syetan yang terus mengganggu manusia. Sedih, dan kecewa itu adalah hal yang biasa. Tetapi kita tidak boleh patah hati. Jangan menjual kesedihan kita pada orang lain untuk meminta belas kasihannya. Cukup adukan semuanya pada Sang Pencipta, Illahi Robbi. Karena sesungguhnya Allah Maha Cemburu.
Putus hubungan bukanlah akhir dari segalanya. Masih banyak yang bisa kita lakukan selain menjalin hubungan yang lebih khusus dengan lawan jenis. Apapun harus kita hadapi. Cukup Allah dan kita saja yang tahu. Kita harus berusaha untuk jujur, meski kadang sulit. Karena itulah hidup.”


Eh. Eh. Jadi ngelantur kemana-mana deh. Ngomongin cinta mah mesti panjang dan selalu ada bahasan. Jadi, saya cukupkan saja sampai di sini dulu. Semoga bermanfaat. Jaga hatimu, jaga cintamu.. ^^





Always positive thinking, Insya Allah..

Akabara Hikari

Rabu, 04 Januari 2012

Never Ending Spirit for Learn!

Selamat datang 2012!
Well, dengan segala euforianya tahun 2012 akhirnya tiba. ^^

Tanggal 31 Desember malam pada setiap tahunnya seolah menjadi malam yang paling 'sakral' untuk menunggu kedatangan tahun baru. Bagi sebagian orang mungkin tidak penting atau biasa saja, tapi untuk sebagian lain ini adalah momen untuk berdagang untuk memenuhi kebutuhan hidup 2-3 bulan ke depan (tukang terompet, kembang api, dll). Dan biasanya kalau tahun baru, tepat pada tanggal 1 Januari pukul 00.00, beramai-ramai orang meniup terompet dan langit menjadi cantik bertabur kembang api. Alhamdulillah ya, yang niup terompet masih manusia. Gimana jadinya kalau yang ditiup adalah 'terompet'-nya Malaikat Israfil? Sudah siapkah kita jika itu terjadi?

Revolusi.
Yeah, menurut pengamatan saya nih ya, setiap berganti tahun banyak orang yang sesumbar ingin mengadakan revolusi diri. Mudah-mudahan beneran revolusi, bukan cuma di mulut aja. Revolusi diri yang kayak gimana? Tentu revolusi diri yang lebih baik dari 1 tahun yang baru saja berlalu. Evaluasi target tahun kemarin, baikkah? Tercapaikah? Setelah itu baru membuat targetan hidup baru di 2012 ini. Termasuk saya pun telah membuat targetan-targetan baru. Anda juga kan? Hm, hidup akan lebih tertata dan terarah jika kita sudah menentukan target. So, insya Allah nggak akan terlalu terombang-ambing dalam menjalani hidup.

Tahun ini tanggal 1 Januari jatuh pada hari Minggu alias hari libur. Jadi ya tidak terasa ada hari libur nasional. Apalagi hari Seninnya, yaitu tanggal 2 Januari saya langsung UAS! *Asikkk* Nggak kerasa ya, tahun ini adalah kelima kalinya saya UAS. Rasanya... Biasa aja, hehehe. UAS nggak usah dibikin pusing lah ya. Yang paling penting adalah usaha dari diri kita sendiri.

Soal sulit? Jauh dari prediksi? Hehehehehe. Itu mah sudah biasa terjadi. Jangan panik, itu kuncinya. Ambil hikmahnya, berarti kita harus lebih meningkatkan usaha belajar kita. Meratapi yang sudah terjadi itu sama saja dengan menyia-nyiakan waktu kita. Kan lumayan tuh bisa digunakan untuk mempelajari bahan ujian selanjutnya.

Cerita sedikit, kalau saya itu orangnya paling nggak suka yang namanya berada di ruang ujian lama-lama. Pengawasan Yang Di Atas benar-benar terasa melebihi pengawas ujian, sekalipun pengawasnya killer. Bukannya sombong, sok pintar, atau apa. Tapi karena dari dulu saya nggak suka sama suasana di ruang ujian. Untuk menyiasatinya, berarti saya harus belajar lebih giat lagi dan mempertajam otak untuk bisa memprediksi yang mana saja yang akan keluar di ujian. Tapi bukan lewat ramalan atau primbon loh! Hehehe.

Yang bernasib sama seperti saya, semangat belajar buat UAS! Semoga selalu dimudahkan, kerjakan soal sesuai dengan kemampuanmu, dan mendapat nilai yang terbaik. Say no to 'nyontek'! (Tidak menyontek = bersyukur atas kemampuan yang diberikan oleh-NYA, belajar jujur dan lapang dada).
Hasil itu akan mengikuti prosesnya. ^^

Sekali lagi, SEMANGAT!



With full and fire spirit,
Akabara Hikari ^^

Minggu, 11 Desember 2011

Kok Ngantuk Terus?

Ayo ngaku, siapa yang sering ngantuk atau sering disebut wajah bantal? Yuk, kita selidiki apa penyebabnya..
1. Anemia (kurang darah)
Anemia merupakan penyebab utama rasa kantuk sering datang. Kekurangan darah menyebabkan kurangnya zat besi, sel darah merah yang diperlukan untuk membawa oksigen ke jaringan dan organ tubuh pun berkurang, sehingga menyebabkan orang sering merasa ngantuk.

2. Hipotiroid (menurunnya produksi hormon tiroid)
Tiroid adalah kelenjar kecil di dasar leher, yang berfungsi mengontrol metabolisme dan kecepatan mengubah bahan bakar menjadi energi. Ketika kelenjar kurang aktif dan fungsi metabolisme terlalu lambat, orang bisa merasa badan lesu dan selalu mengantuk.
3. Diabetes
Glukosa adalah bahan bakar dari energi yang dilepaskan dalam sel-sel karena adanya oksigen. Orang dengan diabetes tipe-2 memiliki tingkat glukosa darah yang tinggi, karena tubuh tidak dapat menggunakan glukosa ini untuk menyediakan energi. Oleh karena itu, individu dengan diabetes tipe-2 mengeluh merasa lelah dan mengantuk sepanjang waktu.
4. Dehidrasi (kekurangan cairan)
Kelelahan dan kantuk bisa merupakan tanda dehidrasi. Segeralah cukupi kebutuhan air dalam tubuh agar selalu merasa segar dan bersemangat.
5. Depresi
Depresi bukan hanyan gangguan emosi tetapi juga banyak berkontribusi untuk gejala fisik. Kelelahan, selalu mengantuk, sakit kepala dan kehilangan nafsu makan adalah salah satu gejala yang paling umum pada orang yang mengalami depresi.
6. Gangguan tidur
Gangguan tidur seperti sleep apnea dan insomnia juga dapat menyebabkan perasaan kelelahan dan kantuk terus-menerus. Tidur digunakan untuk memfungsikan tubuh kembali, sel-sel tubuh memperbaiki dan meremajakan diri. Sementara pada orang yang menderita kurang tidur karena insomnia, sleep apnea, maka sistem pernapasan akan terhambat sehingga sering menyebabkan kelelahan dan kantuk.
7. Penyakit jantung
Ketika mudah merasa lelah dan mengantuk dalam melakukan kegiatan sehari-hari, sebaiknya Anda harus memastikan bahwa jantung Anda dalam keadaaan yang baik, karena selalu mengantuk bisa jadi pertanda awal penyakit jantung.
8. Sindrom kelelahan kronis
Lelah biasanya segera hilang saat dibawa istirahat. Tapi untuk sindrom kelelahan kronis (chronic fatigue syndrome), lelah tidak cepat hilang dan biasanya ditandai dengan kelesuan, mengantuk, lekas marah, nyeri otot dan dalam beberapa kasus terjadi hilangnya memori

Sumber :

Selain yang 8 itu, ada lagi! Waktu saya itu kajian di suatu masjid, ada selebaran yang dibagikan. Pas saya baca, itu selebaran isinya tentang ruqyah (terapi untuk mengusir jin dengan ayat-ayat Al-Qur'an). Di sana disebutkan hal-hal yang mengindiukasikan seseorang itu diganggu jin. Salah satunya adalah : SERING MERASA MENGANTUK! Nah lho, hati-hati... ^^



Always fight, no sleepy..
Akabara Hikari

Selasa, 29 November 2011

Biarkan Bunga Yang Bicara

Saya nge-post lagi!
Akhir-akhir ini saya emang menyengajakan untuk rajin ngepost untuk memenuhi targetan posting tahun ini. Sedikit sih, cuma minimal 50. Yah, tapi karena kemalasan-kemalasan di belakang, jadinya yah gitu deh. Numpuk di akhir. Ini dia yang nggak boleh ditiru. #curcol dikit
Anda suka bunga? Sering dikirim bunga? Seneng ngasih bunga? Atau bahkan punya toko bunga? Nah, jika jawabannya iya, maka post ini wajib dibaca. Referensinya bisa dilihat di sini.

Ternyata, bunga itu punya arti tersendiri, kawan-kawan. Bisa kita lihat di film/drama, di novel, di cerpen, di fanfiction, atau yang kita alami sendiri, bunga dijadikan sesuatu yang dapat mewakilkan apa yang ingin diucapkan. Mungkin, orang-orang yang lebih suka mengatakan sesuatu dengan bunga itu disebabkan karena malu-malu (eaa..), ingin dianggap misterius, ingin membuat orang penasaran, ingin mengetes kepintaran, dan ya.. yang paling banyak adalah karena ingin dianggap romantis. Ckckckck..
Diambil yang bermanfaat aja ya... ^^

A
Acacia = cinta yang murni, elegan, persahabatan, harapan
Acanthus = keahlian
Achillea millefolia = perang
Aconite (Wolf’s Bane) = kebencian terhadap seseorang
Acorn (biji pohon oak) = simbol kehidupan dan keabadian Nordic
Agapanthus (Lily of The Nile) = Surat Cinta
Agnus castus = dingin, lalai
Allspice (rempah-rempah) = rasa kasihan
Almond Blossom (bunga almond) = harapan, daya tarik pecinta
Aloe (lidah buaya) = duka, cita-cita
Alstroemeria (peruvian lily) = kesetiaan, persabatan
Alyssum = kecantikan yang sangat berharga
Ambrosia (makanan para dewa yunani) = CLBK (cinta lama bersemi kembali);P
Amaranth = kesetiaan
Amaranth, Globe = tak tergantikan, cinta yang abadi dan tak tergantikan
Amaryllis = kebanggaan, pemalu, dan kecantikan yang memuaskan
Anemone = cinta yang tidak luntur, kebenaran, ketulusan, antisipasi, menyerah, harapan yang pudar
Angelica = inspirasi
Aniseed = kembali muda
Apple blossom = keberuntungan, pilihan
Arbor Vi = persahabatan yang sebenarnya
Arbutus = “kamulah yang kucinta”
Artemisia = martabat/kemuliaan
Asphodel = “penyesalanku padamu sampai akhir”
Aster = cinta, kerapian/kehalusan
Azalea = berhati-hatilah demi aku, semangat yang mudah kendur, kesederhanaan dalam sifat, simbol kewanitaan cina.
B
Bachelor’s Buttons (bunga jagung) = jomblo, mengharapkan cinta, indahnya kehidupan bagi orang jomblo
Baby’s Breath = suci pada hati, cinta yang tiada berakhir, kebahagiaan
Basil = keinginan terbaik, cinta, kebencian
Bay Leaf (Daun salam) = kekuatan, “aku berubah, tetapi dalam kematian”
Bear’s Breeches = kesenian yang artistik
Begonia = waspada
Betony = kejutan
Bells Of Ireland = “semoga berhasil”
Bilberry = penghianatan
Bird Of Paradise = keluhungan/kemuliaan
Bittersweet = kebenaran (arti nama bunganya sendiri adalah suka & duka)
Bluebell = rendah hati, keteguhan
Borage = keberanian/kegagahan, ketumpulan (?)
Bouquet of withered flowers = cinta ditolak
Broom = rendah hati, kecermatan
Bulrush = kecerobohan, kejianakan
Burnet = hati yang gembira
Buttercup = childish
C
Cactus = ketahanan, kehangatan, kebesaran
Calendula = kegembiraan
Calla = kecantikan yang indah
Camellia = penghormatan, kesempurnaan, kecantikan, hadian ‘semoga berhasil’ untuk laki-laki
Camellia (Pink) = kerinduan untukmu
Camellia (Red) = kamu menyala-nyala dalam hatiku
Camellia (White) = kamu manis sekali
Camomile = semangat saat kesulitan
Candytuft = lalai
Carnation (in general) = ikatan kasih sayang, kesehatan dan enegi, daya tarik, “kasihannya hatiku yang malang!?”
Carnation (pink) = “aku tidak akan melupakanmu”
Carnation (purple) = ketidak teraturan, bertingkah, berubah-ubah
Carnation (red) = kekaguman, “luka hatiku untukmu!”
Carnation (solid colour) = ya!
Carnation (striped) = penolakan, “maaf, aku nggak bisa bersamamu, kuharap aku bisa bersamamu”
Carnation (white) = manis dan cantik, lugu, cinta suci, hadiah “good luck” untuk perempuan
Carnation (yellow) = “kamu sudah mengecewakan aku”, penolakan, penghinaan
Catl = damai, kemakmuran
Cedar = aku hidup untukmu, memikirkanku
Celandine = kebahagiaan yang akan datang
Chamomile = kesabaran
Chysanthemum (in general) = kegembiraan, “kamu adalah teman yang luar biasa”
Chysanthemum (red) = “aku cinta”
Chysanthemum (white) = kebenaran
Chysanthemum (yellow) = cinta yang diabaikan
Cinnamon = “keberuntunganku milikmu”
Clover (four-leaf) = “semoga berhasil”, “jadilah milikku”
Columbine = kebodohan
Coreopsis = selalu bahagia
Corn = kekayaan
Cornflower = kelezatan/kehalusan, beradab budi pekerti
Coriander = bernafsu
Cowslip = keprihatinan, rahmat kemenangan
Coxcomb = kesombongan
Crocus = kebahagiaan, mengkhianati/menyakiti
Crown Imperial = keagungan, kekuatan
Cyclamen = pengunduran diri dan “selamat tinggal”, pemalu
D
Daffodil = menghormati, cinta bertepuk sebelah tangan, dusta
Dahlia = selera yang bagus, ketidakstabilan
Daisy = polos, kesucian, keteguhan, bahagian, kesederhanaan, kesetiaan cinta
Dandelion = keinginan terkabulkan, kesetiaan, ramalan sederhana
Daphne odora = lukisan lily
Delphinium = tidak sungguh-sungguh/dibuat-buat
Dogwood = ketahanan
E
Edelweiss = keberanian yang mulia
Eglantine = puisi, “aku terluka untuk sembuh”
Elder = antusias
Elm = bermartabat
Eucalyptus = perlindungan
Eupatorium = membatalkan/penundaan
F
Fennel = kekuatan, balasan atas segala doa
Fern = ketulusan
Fern (Magic) = dayatarik, percaya diri, perlindungan
Fern (Maidenhair) = rahasia ikatan cinta
Feverfew = perlindungan
Fig = argumen
Fir = waktu
Flax = lambang rumah tangga, “aku merasakan kebaikanmu”, takdir
Forget-me-not = cinta murni, kenangan, “jangan lupakan aku”
Forsythia = antisipasi
Foxglove = ketidak tulusan hati
Fuchsia = selera yang bagus
Fuller’s Teasel = kebencian terhadap seseorang
G
Gardenia = “kamu cantik”, cinta rahasia, beradab, kebahagiaan
Garland of roses = balasan atas kebaikan
Garlic = kekuatan, kegagahan
Geranium (Oak leafed) = persahabatan
Geranium (Rose) = pilihan
Geranium (Scented) = pilihan, kebodohan, melankolis
Gillyflower = ikatan kasih sayang
Gladiolus = cinta pada pandangan pertama, sudah ada yang punya, kekuatan karakter, kedermawanan
Gloxinia = cinta pada pandangan pertama
Golden Rod = pencegahan, berhati-hati
Grass = pengajuan, kegunaan
Guelder Rose = musim dingin, umur
H
Harebell = pengajuan, duka-cita
Hawthorn = harapan
Hazel = perdamaian
Heather (lavender) = penghormatan, kesendirian
Heather (pink) = semoga berhasil
Heather (white) = perlindungan, keinginan akan terkabulkan, semoga berhasil
Helenium = air mata
Heliotrope = kesetiaan, cinta yang abadi
Hemlock – You will be my death (?)
Hibiscus = kecantikan yang bagus
Holly = pertahanan, kebahagiaan berumah tangga, persiapan untuk masa depan
Hollyhock = ambisi perempuan, kesuburan
Honesty = kejujuran, dayatarik
Honeysuckle = dermawan dan kasih sayang, manisnya perilaku
Hop =ketidak adilan
Hyacinth (general) = ketergesaan, duka cita, bunga yang dipersembahkan untuk Apollo
Hyacinth (blue) = kesetiaan
Hyacinth ( purple) = “maafkan aku”, duka cita
Hyacinth (red or pink) = permainan
Hyacinth (white) = kecantikan, “aku berdoa untukmu”
Hyacinth (yellow) = cemburu
Hydrangea = “terima kasih sudah memahamiku”, dingin (tidak ramah), kekejaman, kesombongan
Hyssop = menghindari kekuatan jahat, kebersihan
I
Ice plant = “penampilanmu menakutkan aku”
Iris = kekuatan, harapan, kebijaksanaan dan keberanian, memuji, kepandaian berbicara, pesan
Ivy = persahabatan, kasih sayang, kesetiaan, pernikahan
J
Jasmine = ramah, kekayaan, anggun dan elegan
Jonquil = “cin aku”, CLBK, rasa, simpati
Judas Tree = tidak dipercaya, penghianatan
Juniper = perlindungan, pertolongan
K
Kingcup = ingin kaya
L
Laburnum = meninggalkan, kecantikan yang sia-sia
Larkspur (pink) = berubah-ubah, sembrono
Laurel (mounn) = ambisi, kejayaan
Lavender = kesetiaan, rasa curiga
Lemon = nafsu
Lemon Balm = membawakan cinta
Lemon verbena = memikat lawan bercinta
Lilac = cinta pertama
Lily (general) = kesucian
Lily (calla) = kecantikan
Lily (day) = menggoda
Lily (eucharis) = pesona kegadisan
Lily (orange) = kebencian
Lily (tiger) = kebanggaan, harga diri
Lily (white) = keperawanan, kesucian, kemuliaan, “sangat menyenangkan bisa bersamamu”
Lily (yellow) = salah dan benar
Lily of the valley = manis, kembalinya kebahagiaan, kerendahan hati, kesucian yang sempurna
Lobelia = kedengkian
Love-in-a-mist = kebingungan
Love-lies-bleeding = putus asa
Lupin = penghormatan
M
Magnolia = manis, kecantikan, natural, kebengsawanan, bermartabat, kecantikan yang istimewa
Marigold = menghibur hati, duka cita, kekejaman, cemburu, kasih sayang yang sakral
Marjoram (sweet) = kebahagiaan, tersipu malu
Meadowsweet = tak berguna
Michaelmas Daisy = renungan, “selamat tinggal”
Mignionette = kemampuanmu melebihi pesonamu
Mimosa = sensitif
Mint = perlindungan dari penyakit, kehangatan rasa, kebaikan
Mistletoe = ciumlah aku, kutaklukkan berbagai kesulitan, tanaman suci India, tanaman ajaib dari pendeta Celtic
Monkshood = hati-hati, lawan yang mematikan sudah dekat, hukum/sifat yang diidamkan para ksatria
Morning Glory = pengaruh, keanggunan, kelakuan yang dibuat-buat
Moss = cinta kasih ibu, murah hati
Myrrh = kegembiraan
Myrtle = cinta dalam ketiadaan, kenangan, emblem pernikahan Ibrani
Myrtle (wax) = disiplin
N
Narcissus = angkuh, tetaplah semanis seperti dirimu sekarang, kamu terlalu baik mencin dirimu sendiri, harga diri
Nasturtium = penaklukan/kemenangan, cinta kasih ibu, patriotisme, murah hati
Nightshade = kebenaran
O
Oak leaves = keberanian
Oleander = peringatan
Orange – Generosity = kedermawanan
Orange Blossom = kebijaksanaan, cinta abadi, kesucianmu setara dengan kecantikanmu
Orange (mock) = berkianat/dusta
Orchid = cinta, kecantikan, beradab, kamu merayuku
Orchid (Cattleya) = pesona kedewasaan
P
Palm leaves = kesuksesan
Pansy = pemikiran, cinta
Parsley = perayaan
Pasque Flower = kamu tidak punya tuntutan (bukti)
Peach blossom = panjang umur, aku tawananmu
Peony = pemalu, kemarahan
Peppermint = kehangatan perasaan
Periwinkle (blue) = awal persahabatan
Periwinkle (white) = memori yang membahagiakan
Persicaria = pemugaran
Petunia = dendam, marah, kehadiranmu membuatku nyaman, tidak pernah putus asa
Phlox = persetujuan, mimpi indah
Pine = harapan, kasihan
Pink = keberanian
Poinsettia = menjadi gembira
Polyanthus = membanggakan kekayaan
Poppy (general) = kematian, terlupakan, imajinasi, royal/boros
Poppy (red) = luar biasa royal, kepuasan
Poppy (white) = pelipur lara
Poppy( yellow) = sukses
Prickly Pear = menyindir
Primrose = aku tak bisa hidup tanpamu, cinta anak muda, awal masa muda
Primrose (evening) = ketidak tetapan
Q
Quaking Grass = hasutan
Queen Anne’s Lace = fantasi
Quince = rayuan
R
Ranunculus = kamu bercahaya pesona
Rocket = persaingan
Rose (red) = aku cinta kamu
Rose (white) = cinta abadi, polos, amat menyenangkan, rahasia dan diam
Rose (pink) = kebahagiaan yang sempurna, tolong percayai aku
Rose (yellow) = persahabatan, cemburu, mencoba untuk peduli
Rose (black) = mati
Rose (red and white) = bersama
Rose (thornless) = cinta pada pandangan pertama
Rose (single, full bloom) = aku cinta kamu, aku masih mencintaimu
Rose bud = cantik dan muda, kepolosan cinta
Rose bud (red) = suci dan cantik
Rose bud (white) = masa gadis
Rosebud (moss) = pengakuan cinta
Roses (bouquet of full bloom) = berteriman kasih
Roses (garland or crown of) = hati-hati dengan kebaikan, hadiah pernikahan, simbol pernikahan superior
Roses (musk cluster) = pesona
Rose (tea) = aku akan selalu ingat
Rose (cabbage) = duta besar cinta
Rose (Christmas) = menenangkan kegelisahanku, kekhawatiran
Rose (damask) = wajah yang brilian
Rose (dark crimson) = berduka cita
Rose (hibiscus) = kecantikan yang lembut
Rose leaf = kamu boleh berharap
Rosemary = kenangan, komitmen, kesetiaan
Rudbeckia = keadilan
Rue = meremehkan
S
Saffron = hati-hati overdosis (Secukupnya saja)
Sage = kebijaksanaan, umur panjang, kebaikan berumah tangga
Salvia (blue) = memikirkanmu
Scabious = cinta yang nggak beruntung
Shamrock = keceriaan
Smilax = cantik
Snapdragon = kecurangan, gadis yang sangat ramah, anggapan
Snowdrop = harapan
Spearmint = kehangatan dari sebuah perasaan
Spiderflower = “kawin lari yuk!”
Spindle Tree = pesonamu terukir di hatiku
Statice = kecantikan yang kekal
Star of Bethlehem = kesucian, perbaikan kesalahan
Stephanotis = datanglah padaku, hasrat ingin jalan-jalan, kebahagiaan dalam perkawinan
Stock = kecantikan yang kekal, tepat waktu
Strawberry = benar-benar baik
Sunflower = kesetiaan, keanggunan, kamu baik sekali
Sweet Basil = semoga berhasil
Sweet pea = selamat tinggal, kedatangan, kepuasan, “terima kasih untuk saat-saat yang menyenangkan”
Sweet William = berikan aku satu senyuman, perfeksionis, keberanian
Syringa = kenangan
T
Tamarisk = kejahatan
Thrift = simpatik
Thyme = kekuatan dan keberanian, aktivitas
Tuberose = kepuasan yang berbahaya
Tulip(general) = ketenaran, kemurahan hati, pernyataan cinta
Tulip(red) = percayalah aku, pernyataan cinta
Tulip(variegated=warna-warni) = mata yang indah
Tulip(yellow) = cinta bertepuk sebelah tangan
V
Valerian = sebuah sifat yang mengakomodasi
Vernal Grass = miskin tetapi bahagia
Veronica = ketepatan
Violet = rendah hati, kesetiaan
Violet (blue) = perhatian, setia, aku akan selalu sungguh-sungguh
Violet (white) = ayo melakukan perubahan untuk kebahagiaan
Viscaria = maukah kamu berdansa denganku?
W
Wallflower = kesetiaan di saat susah
Water Lily = kesucian hati
Wistaria = aku bergantung padamu
Woodruff = manisnya kerendahan hati
Wormwood = kekurangan/ketidak hadiran
X
Xeranthemum = keceriaan di bawah kesengsaraan
Y
Yarrow = menyembuhkan
Yew = penyesalan/duka cita
Z
Zinnia = nasihat sebagai teman
Zinnia (magenta) = kasih sayang abadi
Zinnia (mixed) = memikirkan ketidak hadiran seorang kawan
Zinnia (scarlet) = kesetiaan
Zinnia (white) = kebaikan
Zinnia (yellow) = kenangan setiap hari

Nah, enak tuh kalau kita sudah tau bahasa bunga. Jadi segala kesalahpahaman bisa terminimalisir. Sering kan ya ada kaum hawa yang ke-geer-an kalau dikasih bunga. Misalnya aja, ada yang seneng tuh karena sering dikasih bunga Orange (mock) sampai berasa terbang ke angkasa. Padahal maksud si dia adalah "Kasian deh lo, gue bohongin". Atau misalnya, ada teman kita yang sakit dan kebetulan warna hitam adalah warna favoritnya. Dengan baik hati, ada yang menjenguk dan membawakan bunga mawar hitam. Yang dikasih mah pasti senang-senang saja, kalau nggak tahu artinya. Padahal, memberi mawar hitam sama saja artinya dengan berkata, "Sekalian mati aja lo!". Wih, mengerikan... So, berhati-hatilah dengan bunga. Kenali dulu baru bisa menentukan sikap. ^^



With senbonzakura,
Akabara Hikari
  • Authoress

    Foto Saya
    Kuningan, Jawa Barat, Indonesia
    Seseorang yang sedang berjuang mempertahankan hidupnya dan mewujudkan mimpi-mimpinya.
  • Hi, Friends!

  • Followers