RSS
Facebook
Twitter

Minggu, 27 November 2011

Selamat Tahun Baru Hijriah 1433 H



Selamat tahun baru islam!!!!

Beda rasanya antara menyambut kedatangan tahun baru masehi dan tahun baru hijriah. Yang saya rasakan bertahun-tahun sih, penyambutan tahun baru islam lebih sepi daripada tahun baru masehi.

But, it's ok.
Bukan bagaimana keramaian dalam penyambutannya, namun yang terpenting adalah bagaimana cara seorang muslim itu memaknai kedatangan tahun hijriah yang baru.

Dalam
islam, sudah dibiasakan membaca do'a dalam setiap hal. Begitu juga ketika ada di penghujung tahun dan bersiap menyambut kedatangan tahun hijriah yang baru. Ini dia do'anya agar hari-hari kita di tahun baru ini semakin baik dan barokah.


Doa Akhir Tahun


Bacalah doa ini tiga kali saat menjelang akhir tahun baru Islam, bisa dilakukan sesudah ashar atau sebelum maghrib pada tanggal 29 atau 30 Dzulhijah. Dengan doa ini kita memohon ketika kita akan mengakhiri perjalanan tahun yang akan ditinggalkan ini akan mendapatkan ampunan dari Allah Swt. atas perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh-Nya, dan apabila dalam tahun yang akan ditinggalkannya itu ada perbuatan-perbuatan yang diridhai oleh Allah Swt yang kita kerjakan, maka mohonlah agar amal shaleh tersebut diterima oleh Allah Swt.
























Artinya
: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW,beserta para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, segala yang telah ku kerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang kami belum bertaubat, padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar (dengan kasih sayang-Mu), yang sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa untuk saya, dan Engkau telah mengajak saya untuk bertaubat sesudah melakukan maksiat. Karena itu ya Allah, saya mohon ampunan-Mu dan berilah ampunan kepada saya dengan kemurahan-Mu. Segala apa yang telah saya kerjakan, selama tahun ini, berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, saya mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah. Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad, Nabi yang Ummi dan ke atas keluarga dan sahabatnya.

Doa Tahun Baru : Doa Awal Tahun

Bacalah doa ini tiga kali saat kita memasuki tanggal 1 Muharam. Bisa dilakukan selepas maghrib atau pun sesudahnya. Dengan doa ini kita sebagai Mu'min memohon kepada Allah Swt. agar dalam memasuki tahun baru ini kita dapat meningkatkan amal kebajikan dan ketaqwaan.



















Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya. Ya Allah Engkaulah Yang Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan hanya kepada anugerah-Mu yang Agung dan Kedermawanan-Mu tempat bergantung. Dan ini tahun baru benar-benar telah datang. Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya. Dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan,agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, Nabi yang ummi dan ke atas para keluarga dan sahabatnya.




Semoga bermanfaat dan lebih baik lagi di tahun yang baru.




With new spirit,
Akabara Hikari

Sabtu, 26 November 2011

Manusia 1/5 Abad

Well, mungkin terdengar sedikit berlebihan ketika Anda membaca judul di atas. Tapi ini kenyataan. 1/5 abad itu 20 tahun. Yap, beberapa hari yang lalu saya telah berkepala 2, tepatnya pada tanggal 22 November kemarin.

Tanggal yang paling penuh perjuangan menurut saya adalah tanggal 22 November.
Ya, perjuangan seorang ibu dalam melahirkan putri pertamanya. Bagi ibu saya, hari itu adalah hari yang sangat membahagiakan.

Yang paling saya nanti-nantikan setiap tahunnya adalah tanggal 22 November karena selalu ada "sesuatu" di hari itu. ^^

Yang paling saya takuti pada setiap tahunnya juga tanggal 22 Novemver.
Semakin menyadari bahwa saya semakin menua dan itu berarti semakin dekat dengan kematian.

Yang paling menyuntikkan semangat pada saya pun tanggal 22 November.
Jadi sangat termotivasi untuk semakin dewasa dan terrtur dalam menata urusan dalam setiap scene kehidupanku di dunia ini. Semangat berubah jadi lebih baik!

Yang menyedihkan dalam setiap tahunnya pula adalah tanggal 22 November.
Tepatnya pada ulang tahun ke 16, masih bisa tertawa bahagia tapi keesokan harinya bibi saya pergi kembali pada-NYA dengan tragis karena kecelakaan.

Dan masih banyak lagi tentang yang saya rasakan di setiap tanggal 22 November.

Kalau waktu SD, setiap saya berulang tahun pasti dibuatkan ke tart yang enak oleh ua (kakak ayah) saya dan dibagikan kepada tetangga-tetangga. Kalaupun tanggalnya itu jatuh di hari sekolah, saya mengajak teman-teman ke rumah saat istirahat atau pulang sekolah untuk menikmati kue tart bersama.

Waktu tingkat SMP, karena saya tinggal di dormitory sebuah boarding school, ibu saya membawakan makanan atau souvenir untuk dibagi-bagikan pada teman-teman yang berasal dari seluruh penjuru Indonesia ini.

Pas SMA, kelas X membagikan lilin aroma therapy untuk anak sekelas, XI membagikan pin dan gantungan kunci dari kain flanel, dan saat kelas XII pijama party di rumah..

Alhamdulillah, saya memiliki orang tua yang selalu mengajarkan anak-anaknya untuk selalu berbagi.



Something special at 22 November?
Apa ya? Sepertinya belum ada yang spesial tapi tidak ada yang biasa-biasa saja. Hehehe. Tapi...


Saya ingat ketika saya masih kelas XI. Oke, saya mengakui kalau dulu saya sangat tidak suka dengan warna pink dan ada makhluk yang tidak sukai, yaitu hewan dari jenis reptilia dan amfibi. Amit-amit deh.

Dengan manisnya, seluruh grup band saya, ehm ralat, grup nasyid saya memberikan sebuah kado untuk saya. Tapi ada yang aneh karena ketika saya buka kotaknya, ada sesuatu kecil dan panjang yang terbungkus oleh kertas putih biasa. Ada firasat buruk sehingga saya tidak ingin membukanya. Tapi yang lain memaksa dan berkata bahwa itu adalah jam tangan. Well, karena percaya mereka adalah teman-teman yang baik akhirnya saya buka dan ternyata isinya...
Hihhh.... Cecak!!!!!! Langsung deh saya lempar dan berlari menjauhi kotak itu. Badanpun refleks jadi panas dingin, kepala pusing, dan menangis. Hahahaha. Sungguh berlebihan dan kalau diingat sekarang jadinya lucu. ^^

Yang lain pun panik dan berusaha menenangkan saya dan akhirnya memberikan hadiah yang sebenarnya : kerudung warna pink. Masih saya simpan lho sampai sekarang... :)

Nah, di ulang tahun ke 20 ini. Saya memang tidak berharap apapun dan ingin tanggal 22 November ini lewat begitu saja tanpa ada yang spesial. Namun, saya mencium gelagat mencurigakan dari tema-teman sekosan. Pasti mau dikerjain kalau saya pulang. Hari itu saya pergi dari kos dan kebetulan ada sesuatu yang banyak yang harus dikerjakan : buku prosiding semnas. Sesudah mengambil data dari kampus, saya langsung nongkrong di rental komputer untuk ngeprint beratus-ratus halaman. Karena ada kesalahan memformat dari mas-mas yang jaga rental, akhirnya harus ngedit lagi dari awal. Alhasil, saya di rental komputer dari pukul setengah 2 siang lewat dikit sampai pukul 9 malam. Hanya pada waktu solat saja saya pergi sebentar. Benar-benar hari yang sangat melelahkan, untung ada seorang teman yang menemani.

Setelah selesai menaruh hasil print di fotocopy-an, saya dan teman saya langsung ke kampus untuk rapat semnas (seminar nasional) bersama dosen untik melaporkan progress kerja. Dan saya baru pulang ke kos jam setengah duabelas malam. Padahal jam malamnya jam 9 malam. Pokoknya hari itu benar-benar hari yang memusingkan dan melelahkan.

Setibanya di kos, saya melihat kalau lampu-lampu di kos masih menyala. Sempat berpikir sejenak, alhamdulillah berarti pikiran saya salah kalau mereka ingin mengerjai saya. Namun, saat saya mendekati pintu, kok lampunya tiba-tiba mati dan ada siluet manusia dari dalam yang terlihat memang sengaja akan mematikan lampu begitu mengetahui saya akan masuk. Ide kriminal muncul. Oke, kalau ingin gelap, kenapa tidak sekalian saja semuanya dibuat gelap. Cklek! Saya matikan listrik dari luar. Alhasil ada sedikit kehebohan selama beberapa detik karena disangka mati listrik betulan. Khu khu khu.

Saya ketuk pintu yang terkunci dan memanggil teman-teman untuk membukakan pintu. Sedihnya tidak ada yang membukakan pintu. T.T Dan... Kosan mulai jadi seperti kuburan, padahal kan tadi masih ada yang heboh. Yakin 100% kalau orang-orang di dalam belum tidur.

Saya tidak kehilangan akal, saya segera menuju samping rumah dan berniat masuk seperti maling lewat jendela kamar saya. Great! Saya bersyukur jendelanya kamar saya tidak bisa dikunci sehingga saya bisa masuk dengan mudahnya tanpa membangunkan teman sekamar saya. Hahaha.

Kok masih sepi-sepi saja ya? Kelamaan gelap, saya pun tidak betah. Ingin langsung tidur pun tak bisa karena memang tak bisa tidur tanpa lampu menyala. Hening...

Beberapa menit kemudian, terdengar langkah-langkah kaki manusia yang keluar dari kamar. Great! Sepertinya sudah waktunya. Ada yang mengeluhkan kenapa listrik mati, ada yang bergumam aneh, ada pula yang bisik-bisikkan tak jelas. Saya yang notabenenya sudah masuk rumah dan berada di kamar tertutup mencoba untuk tidak peduli. Namun tidak bisa, saya malah terkikik geli mendengar suara di luar. Tidak lama kemudian, lampu menyala.

Tara!!!!!
Pintu kamar saya dibuka dan.... semua berkumpul sambil membawa nasi kucing, martabak telur, dan sebuah kotak besar dibungkus kertas kado bertuliskan secret admirer. Hahaha. "Selamat ulang tahun!!!" Mereka heboh, tapi saya malah pasang wajah datar kemudian nyengir. Teman sekamar saya pun bangun dan ikut dalam euforia itu.

Sungguh saya sangat lelah malam itu dan ingin langsung tidur, tapi demi membuat yang lain senang, saya ikut berkumpul di ruang tengah dan mengambil 1 bungkus nasi kucing. Oh ya, kenapa nasi kucing? Dulu-dulu, saya pernah bilang kalau saya selama 3 tahun di Semarang ini belum pernah makan yang namanya nasi kucing! Hehehe. Lihat, betapa perhatiannya mereka pada saya. Sankyuuu...

Saya melirik piring di sebelahnya, martabak telur. Sesuatu yang saya tidak akan memakannya kalau tidak dalam keadaan yang sangat terdesak. Hehehe. Saya lirik satu per satu orang di sana. Ada 12 orang termasuk saya. Melihat seorang teman asyik dengan nasi kucingnya, ada ide jahil muncul. Plok! Saya tempelkan nasi kucing saya pada pipinya... Hahaha, jahatnya...

Karena saya tahu dia bakal langsung berubah seperti monster, makanya saya langsung lari masuk ke dalam kamar. Sialnya, saya tidak dapat menutup pintu karena ada kasur yang menghalangi dan.... plok! Plok! Plok! Teman saya membalas dengan lebih kejam dengan menekankan nasi pada seluruh wajah dan saya berusaha keras agar nasi tidak masuk ke hidung.

22 November 2011, saat usia saya 1/5 abad, inilah pertama kalinya saya maskeran wajah pakai nasi. So natural, ckckck.. Menyedihkan. Dan sampai sekarang, kotak besar bertuliskan secret admirer itu belum jatuh ke tangan saya. Hehehehe, yakin pasti karena ngambek jadi tak mau memberikannya pada saya. Barang yang sudah diniatkan untuk dikasih, jangan disimpen lagi to ya! ^^

Sorry and thank you very much, my beloved sisters "The 'Ashfaaers"...
May Allah give you happiness for a long long time, forever..



Best wishes,
Akabara Hikari ^^


Kamis, 10 November 2011

Be Patient ^^

Walau hanya sedikit, namun insya Allah bermakna.. ^^

Sabar itu ada 3.
1. Menahan diri dari mengeluh
2. Menahan lisan dari perkataan kotor dan adu domba
3. Menahan anggota badan dari perbuatan dhalim

Bersabarlah, maka kau akan merasa mulia dan bersih hatinya seakan terbang ke langit bersama para malaikat-Nya.

(Diambil dari buku Etika Jama'ah)



With the purity of smile,
Akabara Hikari :)

Rabu, 09 November 2011

Karakter Manusia Berdasarkan Golongan Darah

Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.
(QS. Al-Mu'minun : 14)

Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
(QS. Al-'Alaq : 2)

Kembali saya meng-update artikel di blog yang amazing ini. Hehehe...
Saya sedang semangat nih nyari semua informasi tentang kepribadian manusia. Bulan Mei tahun lalu, saya pun sudah pernah post tentang kepribadian. Bisa dilihat di sini.

Ini dia karakter manusia berdasarkan golongan darahnya. Nggak sengaja saya dapat ketika mencari tugas Survey Hidrografi. Jauh banget..

Disajikan dalam bentuk komik sehingga terlihat lebih menarik. Yukkita lihat sama-sama.

Dalam Hal Penempatan Posisi di Ruangan

Dalam Hal Ketepatan Waktu

Dalam Hal Pengamatan Masalah

Dalam Hal Menggosip

Dalam Hal Cara Berpikir

Dalam Hal Menyetir Mobil

Karakteristik Lainnya...

Mengenai golongan darah, di Indonesia sendiri tidak berpengaruh dalam pekerjaan apakah seseorang itu bergolongan darah A, B, O, atau AB. Namun di Jepang hal ini sangat berpengaruh bahkan sangat menentukan posisi kerja. Sampai-sampai orang Jepang lebih percaya golongan darah daripada shio, zodiak, dan sebagainya. Kalau buat saya, ini untuk sekedar tahu dan siapa tau bisa jadi referensi.

Oke. Semoga bermanfaat ^^

With happiness,
Akabara Hikari

Sumber :
http://kisaranku.blogspot.com/2011/10/karakter-manusia-berdasarkan-golongan.html

Rabu, 19 Oktober 2011

Nasihat Imam Abu Hanifah : Jangan Mengeluh, Jangan Malas


Pada suatu hari, Abu Hanifah sedang berjalan-jalan melewati sebuah rumah yang jendelanya masih terbuka kemudian terdengar oleh beliau suara orang mengeluh dan menagistersedu-sedu. Orang itu mengeluh, “Aduhai, alangkah malang nasibku ini, tiada seorang pun yang lebih malang daripada nasibku yang celaka ini. Sejak dari pagi belum datang setetes ar atau sesuao nasi ke perutku sehingga seluruh badanku menjadi lemah lunglai. Oh, adakah orang yang mau memberi walaupun setetes air?”
Mendengar keluhan itu, Abu Hanifah merasa kasihan sehingga beliau melemparkan bungkusan berisi uang kepada orang yang menangis itu. Abu Hanifah lalu meneruskan perjalanannua. Orang itu terkejut ketika mendapati sebuah bungkusan yang tidak diketahui dari mana datangnya lantas dibukanya. Ternyata bungkusan itu berisi uang dan selembar kertas bertuliskan, “Hai manusia, sungguh tidak wajar kamu mengeluh seperti itu kamu tidak perlu mengeluh dengan nasibmu. Ingatlah kepada kemurahan Allah dan jangan berhenti memohon kepada-Nya dengan bersungguh-sungguh. Jangan suka berputus asa, hai kawan, tetapi berusahalah terus.”
Pada keesokan harinya, Imam Abu Hanifah melewati lagi rumah itu dan suara keluhan itu terdengar lagi. “Ya Allah Tuhan Yang Maha Belas Kasihan dan Pemurah, sudilah kiranya memberikan bungkusan lain seperti kemarin, sekedar untuk menyenangkan hidupku yang melarat ini. Sungguh jika tidak diberi, akan lebih sengsaralah hidupku.”
Mendengar keluhan itu lagi, maka Abu Hanifah pun lalu melemparkan lagi bungkusan berisi uang dan selembar kertas dari luar jendela, lalu beliau meneruskan perjalannnya. Orang itu sangat senang mendapat bungkusan itu lagi. Dengan cepat dibukanya. Seperti kemari, dibacanya tulisan yang ada di kertas itu, “Hai kawan, bukan demikian cara memohon, bukan demikian cara berikhtiar. Perbuatan demikian ‘malas’ namanya. Putus asa kepada kebenaran dan kekuasaan Allah. Sungguh Allah tidak senang melihat orang pemalas dan putus asa, enggan bekerja untuk keselamatan dirinya. Jangan... jangan berbuat demikian. Hendaklah engkau bekerja dan berusaha karena kesenangan itu tidak mungkin datang dengan sendiri tanpa dicari dan diusahakan. Orang hidup tidak bisa duduk diam tetapi harus bekerja dan berusaha. Allah tidak akan mengabulkan permohonan orang yang malas bekerja. Allah tidak akan mengabulkan doa orang yang berputus asa. Sebab itu, carilah pekerjaan yang halal untuk kesenangan dirimu. Berikhtiarlah sedapat mungkin dengan pertolongan Allah. Insya Allah, kamu akan mendapat rezeki, selama kamu tidak berputus asa. Nah... carilah segera pekerjaan, saya berdoa semoga engkau sukses.”
Setelah selesai membaca surat itu, dia termenung, insaf dan sadar akan kemalasannya. Selama ini dia tidak mau berusaha. Pada keesokan harinya, dia pun keluar dari rumahnya untuk mencari rezeki. Sejak hari itu, sikapnya pun berubah mengikuti peraturan-peraturan hidup dan tidak melupakan nasihat dari Abu Hanifah.
(Sumber : Agar Selalu Ditolong Allah hal 35-36, Hendra Setiawan_ed)
Saudaraku yang dirahmati Allah, dari nasihatnya Imam Abu Hanifah ada beberapa hikmah yang bisa kita petik :
1. Sebagai manusia, sudah semestinya kita senantiasa saling tolong menolong terutama menolong yang lebih lemah.
2. Saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran (QS. Al-‘Ashr : 3)
3. Manusia adalah makhluk yang tidak mudah puas dan selalu menginginkan sesuatu untuk memenuhi dan membuat senang hidupnya.
4. Allah akan mengabulkan apa-apa yang diminta hamba-Nya melalui do’a.
5. Allah tidak menyukai hamba-Nya yang malas, suka mengeluh, dan berputus asa.
6. Ketika kita ingin meminta sesuatu kepada Allah, maka kita harus berusaha terlebih dahulu semampu kita, baru kita bertawakal kepada Allah.
7. Menerima saran dari orang lain dengan hati yang lapang dan tidak melupakannya ketika kita sudak sukses.
Oke, walaupun nggak banyak, semoga bermanfaat bagi kita semua... ^^

Kamis, 08 September 2011

Tertawa, Marah, Menangis

Tertawa, marah, dan menangis. Tiga hal yang sering atau biasa kita alami dalam kehidupan sehari-hari kita ketika menghadapi suatu kondisi tertentuk. Yuk, mari kita bahas satu per satu. ^^

Tentang Tertawa


Tertawa bisa menjadi hal yang positif namun bisa juga menjadi hal yang negatif. Seperti misalnya yang telah dijelaskan panjang lebar dalam buku "Ketawa Itu Obat Ketawa Itu Racun?" yang ditulis oleh Dr. Beni Kurniawan.

Tahukah Anda?

Meluapkan perasaan senang dengan tertawa itu sangat bermanfaat untuk kesehatan. Tertawa dapat melepaskan pemikiran negatif dan stress di dalam tubuh. Dengan menurunnya tingkat stress di dalam diri anda dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh meningkat dan secara alami akan membuat tubuh lebih sehat.
Ketika tertawa tubuh kita menghasilkan hormon endorphine yang dapat memberikan rasa tenang dan nyaman untuk tubuh. Mungkin karena inilah banyak orang yang bilang kalau tertawa itu dapat menyebabkan
Tertawa berfungsi proses penyembuhan dari penyakit. Secara logis, tertawa dapat melancarkan peredaran darah dalam tubuh sehingga kadar oksigen akan meningkat.
Bila tertawa spontanitas bahkan dengan sepenuh hati membuat otot di daerah wajah lebih rileks. Bisa dikatakan senam wajah dan meredakan perasaan tegang di otot wajah.
Subhanallah ya!

Tentang Marah

Marah itu sah-sah saja kok karena marah adalah hal yang manusiawi.. ^^ Tapi ada hadits nabi mengatakan "Laa taghdzob wa lakal jannah", artinya "janganlah kamu marah dan bagimu syurga". Okelah, lebih baik kita tidak marah bukan?
Oh ya,tahu tidak?
Marah merupakan salah satu perilaku yang wajar karena merupakan bentuk dari ekspresi emosi. Bila posisi anda sedang marah, otomatis akan ada stimulasi psikologis dan biologis sehingga denyut nadi dan tekanan darah akan meningkat baik itu noradrenalin, adrenalin dan hormon.
Marah itu dibagi menjadi empat kategori, antara lain sebagai berikut :
  1. Kesengajaan ketika marah definisinya dengan sengaja marah
  2. Marah yang Spontan definisinya marah secara tiba – tiba
  3. Marah yang Konstruktif definisinya marah dengan mengancam orang lain
  4. Marah yang Destruktif definisinya meluapkan marah tanpa rasa bersalah
Marah itu merupakan wujud dari komunikasi. Kadangkala orang lain akan mengerti dengan apa yang kita sampaikan ketika kita marah. Bentuk penyampaian pun sangat beragam tergantung dari kondisi aspek lingkungan dan sosial.
Marah itu adalah sifat manusiawi. Tetapi marah bisa berakibat fatal bila marah tidak bisa dikendalikan sehingga diwajibkan anda harus mengatur sifat amarah dengan tepat daripada perasaan jengkel anda dipendam.
Marah itu menyehatkan. Lho kok? Marah dengan alasan bukan karena beberapa hal yang subjektif. bisa dikatakan marah dengan wajar. Jangan sampai marah tidak terkendali bisa jadi malah merugikan orang lain.
Nih,ada tips buat yang seringkali marah tanpa ada alasan yang kuat :
  • identifikasikanlah sikap dan pendirian yang seringkali salah dan dapat mempengaruhi orang lain menjadi marah yang meledak – ledak. Dan bilamana sudah mengetahui, Perbaikilah kesalahan ini sehingga anda dengan mudah mengontrol rasa marah anda.
  • Identifikasi permasalahan dari masa kecil yang mampu menghambat kemampuan untuk mengekspresikan marah. Beberapa kendala termasuk ketidaktahuan, penolakan hingga ketakutan.
  • Pelajarilah dengan tepat untuk ekspresi marah sehingga dapat mengatasi situasi yang dapat menimbulkan kemarahan.
  • Tutupilah luka yang tertinggal bilamana sikap emosional dari marah yang destruktif.


Tentang Menangis


Kalau ada orang yang suka nangis, pasti disebut cengeng. Namun, tidak selamanya menangis itu negatif. Yuk, kita simak yang berikut ini:
Menangis merupakan ekspresi dari emosi membuat lebih sehat. Karena hal ini dipicu dengan keluarnya air mata yang mengandung zat mangan dan hormon prolaktin ketika frustasi/stress bahkan sedih. Sehingga secara otomatis menurunkan tingkat stress.
Air mata dibagi menjadi 3 jenis yaitu :
  1. Air mata dapat melubrikasi mata secara teratur.
  2. Air mata yang keluar secara spontan karena iritasi mata
  3. Air mata yang keluar karena faktor emosi. Dari jenis inilah yang mempunyai zat mangan dan hormon prolaktin ketika seseorang sedang menangis akibat emosi maka pelan – pelan perasaan stress akan mereda sehingga tubuh akan menjadi stabil
Bila menangis dengan puas maka rasa sedih/beban menjadi berkurang sehingga setelah menangis akan merasa nyaman atau lega.

Dalam keseharian kita, kadang kita lupa untuk mensyukuri nikmat-Nya. Ya, misalnya saja ketiga nikmat di atas. Coba bayangkan! Orang yang tidak bisa tertawa memerlukan gas N2O (Dinitrogen monoksida) atau juga gas ketawa untuk bisa merasakan nikmat tertawa. Orang yang tidak bisa marah juga repot. Masa iya ada orang yang diperlakukan secara tidak sopan dia tidak marah barang sedetik? Orang yang tidak dapat menangis lebih parah lagi. Menangis dapat meringankan bebas ketika kita banyak masalah sekaligus dapat membersihkan mata. Ucapkan hamdalah tuk syukuri nikmat-NYA.
Alhamdulillahirrabbil'alamin...


Always smile,
Akabara Hikari
[Hika/Akahika-chan]

Rabu, 07 September 2011

Aku Belajar

Aku belajar
Aku tidak dapat memaksa orang lain mencintai aku
Aku hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang aku cintai

Aku belajar
Perlukan masa bertahun-tahun untuk mendapatkan kepercayaan
Hanya beberapa detik saja untuk menghancurkannya

Aku belajar
Orang yang aku anggap orang yang jahat
Justru adalah orang yang membangkitkan semangat hidupku Kembali
Dan dialah orang yang memberi perhatian padaku

Aku Belajar
Persahabatan sejati sentiasa subur
Walau dipisahkan oleh jarak dan waktu.
Beberapa di antaranya melahirkan cinta sejati

Aku belajar
Jika seseorang tidak menunjukkan perhatian seperti yang aku inginkan
Bukan berarti dia tidak mencintaiku

Aku belajar
Sebaik-baiknya pasangan itu
Mereka pasti pernah melukai perasaanku
Kecil atau besar luka itu
Dan untuk itu aku harus memaafkannya

Aku belajar
Aku harus belajar mengampuni diri sendiri dan orang lain
Kalau tidak mau dikuasai perasaan bersalah terus menerus

Aku belajar
Seteruk manapun patah hati itu
Dunia tidak pernah berhenti hanya karena semua kesedihanku

Aku belajar
Aku tidak mampu mengubah orang yang aku sayangi
Tapi semua itu bergantung pada diri mereka sendiri

Aku belajar
Persekitaran dapat mempengaruhi pribadiku
Tapi akulah yang harus bertanggung jawab untuk apa yang aku telah lakukan

Aku belajar
Dua manusia dapat melihat sebuah benda
Tetapi kekadang dari sudut pandangan yang berbeda

Aku belajar
Tidaklah penting apa saja yang aku miliki
Tapi yang penting adalah siapakah aku ini sebenarnya

Aku belajar
Tidak ada yang segera atau serba cepat di dunia ini
Semuanya memerlukan proses dan pertumbuhan
Kecuali aku ingin sakit hati

Aku belajar
Aku harus memilih apakah menguasai sikap dan emosi
Atau apakah sikap dan emosi itu yang menguasai diriku

Aku belajar
Aku punya hak untuk marah
Tetapi itu bukan berarti aku harus benci dan berlaku bengis

Aku belajar
Kata-kata manis tanpa tindakan
Adalah saat perpisahan dengan orang yang sangat aku cintai

Aku belajar
ORANG-ORANG YANG AKU KASIHI
Sering diambil segera dari kehidupanku…
[ANONIM hanya mengedit ulang]


Like this...
Ya, karena Hika suka dengan tulisan ini makanya Hika posting.
Didapat dari note Fb sahabat Hika, Nakashima Kumiko... ^^


Aku belajar
Janganlah sekali-kali menyiakan orang-orang yang berada di sekitarmu
Karena mungkin saja dialah orang yang selalu mendoakanmu di setiap langkah-langkahmu
^^
Akabara Hikari
(Hika/Akahika-chan)

Selasa, 06 September 2011

My Wedding...

My Wedding?
Ahahaha...
That's make me laugh for a while...
(Just for intermezzo)



Habis lebaran ini, lagi-lagi ada teman Hika yang get married. Terhitung sudah ada 7 yang Hika tahu sampai saat ini. Hm, kali ini teman SMA. Nggak sekelas sih tapi kenal. Siapa yang nggak kenal coba sama Hika? (narsisnya muncul)
Hika dapat kabar via sms. Awalnya nggak percaya tapi ternyata memang benar. Hika forward tuh sms undangan ke teman-teman Hika yang lain. Tapi sayang, ternyata banyak yang lupa atau nggak kenal sama temen Hika yang nikah itu.

Tanggal 2 Syawal 1432 H digelarlah acara nikahan itu... Hika berangkat ke sana bareng teman Hika yang... er.. yah begitu. Long time no see jadinya heboh banget pas ketemu. ^^

Di acara itu Hika cuma bertiga. Sebut saja dua orang teman Hika : Velavo sama Puspy. (dikasih deathglare dar keduanya). Biasa, oknum-oknum kriminal semua dah. So, sudah pasti otaknya juga kriminal. Kondangan untuk makan dan foto-foto. Hehehe.

Just kidding, itu cuma sampingannya. Yang benar kami datang untuk memenuhi undangan sekaligus silaturahmi karena di sana banyak teman-teman yang datang. Yah, walaupun sebagian besar yang datang adalah teman-teman sekelas temen Hika yang nikah itu.

Nah, lalu apa hubungannya sama my wedding?

Haha.. Sebuah ide tiba-tiba muncul saat Hika ngobrol seru-seruan sama Velavo dan Puspy..

Hika jadi berpikir, kayaknya seru banget kalau nanti pas Hika nikah, semua teman-teman Hika banyak yang datang. Teman-teman dari TK sampai teman-teman menjelang pernikahan Hika. Hahaha, kebayang nggak tuh seberapa banyak? Belum lagi sanak saudara Hika plus siapa-siapa yang mau diundang sama calon suami Hika.

Karena pasti nanti yang datang bakal banyak banget (PeDenya...), pasti membutuhkan tempat yang sangat luas. Kalau di rumah Hika dijamin nggak muat! Secara, rumah Hika nggak besar-besar amat.

Jadi berpikir, gimana kalau walimatul ursy alias wedding party-nya di stadion?
Kan luas banget tuh... Hahaha.. Yah, tertawalah.. ^^

Konsepnya nggak usah yang muluk-muluk tapi tetap terkesan elegan dan tentu saja islami. Yeah! I'm a muslim and I proud of it! Hehehe... :D Nanti dresscodenya : kebaya, kimono, hanbok, dan yang terakhir ala mesir. Cadaran? Hehehe.

Yah.. pada intinya yang Hika inginkan adalah banyak teman yang datang ketika Hika undang dan Hika nggak mau begitu undangan disebar, eh orang yang dapat undangan malah bingung dan nggak tahu kalau yang ngundang itu Hika yang mana. Kebayang kan gimana sedihnya nggak dikenal? (sok populer #dor)



Yah.. Pengen nantinya gini, nantinya gitu... Tapi siapakah 'orang yang beruntung' itu?

That's right. Itu juga yang menjadi masalah selain masalah yang lain. (?)

Menjelang kepala dua tapi masih merasa childish. Trying hard to make me myself to become more matture. ^^


P.S : Tunggu undangan maksimal 4 tahun lagi ya, teman-teman!. Hehehe..



Ehm!
Minna-san, gomen ya Hika nge-post tulisan nggak jelas seperti ini (emang biasanya jelas ya?).
Sedang terserang virus klasik alias WB, Writer's Block, tapi pengen banget ngasih post baru di blog yang jadi jarang diurusi. Jadinya begini deh. Mou ichido, hontou ni gomen...

Selamat bertemu di posting berikutnya yang insya Allah lebih berbobot!


With luck,
Akabara Hikari
(Hika/Akahika-chan)

Sabtu, 06 Agustus 2011

Man Jadda Wajada (1)

Hai sahabat semua! Jumpa lagi dengan Hika di blog ini. ^^
Udah lama kena WB *alasan klasik*, so baru nulis lagi nih. Check it out!
Man Jadda Wajada. Siapa sih yang nggak kenal kata-kata ini? Siapa yang bersungguh-sungguh dia akan sukses. Nah, kata-kata yang di-booming-kan lewat novel inspiratifnya A. Fuadi yang berjudul “Negeri 5 Menara” ini, ternyata sudah menjadi judul buku karangan Akbar Zainudin. Judul lengkapnya “Man Jadda Wajada, The Art of Excellent Life”. Apa coba hubungannya pengarang buku yang saya temukan di rumah itu dengan pengarang “Negeri 5 Menara”? Ternyata mereka tadinya 1 pondok, saudara-saudara! Yup, Pondok Gontor yang terkenal itu.
Saya itu pengagum kata-kata. Jika ada kata-kata yang bagus, inspiratif, dan motivatif, pasti saya catat. Dan, di buku “Man Jadda Wajada, The Art of Excellent Life” ini banyak kata-kata yang menurut saya memiliki kekuatan. Eits, menurut pengarang yang juga saya setujui.Hehehe.
Tulisan ini akan terbagi menjadi 3 termin biar nggak kebanyakan. Mau tahu apa aja kata-katanya? Selamat membaca!
Bagian I Mengubah Paradigma
(Paradigma = sudut padang/cara pandang kita terhadap sesuatu)
>> Sukses adalah Pilihan
“Al-Jaddu bil jiddi wal himanu bil kasali, fanshab tushib’an qariibin ghayatul ‘amali.”
Kesuksesan akan didapatkan dengan kesungguhan dan kegagalan terjadi akibat kemalasan, bersungguh-sungguhlah maka kamu akan mendapatkan dengan segera apa ang kamu cita-citakan.
>> Bersihkan Hati dan Pikiran
“Wahrish ‘ala hifdzil qulubi minal adza, faruju’uha ba’dattanafuri yanshub. Innal quluba idza tanafara wudduha syibhuzzujajati kasruha la yusy’ab.”
Dan jagalah hatimu dari penyakit-penyakitnya, sulit mengembalikan hati yang sudah jauh dari kebenaran. Sesungguhnya hati jika sudah kotor, membersihkannya bak mengumpulkan kaca yang pecah berserakan.
>> Selalu Berpikir Positif
“Wa ‘ainur ridha’an kulli ‘aibin kaliilatun, kamaa anna ‘ainassukhti tubdilmasawiya.”
Jika kita melihat sesuatu dengan positif, maka semuanya akan terlihat baik. Sebaliknya jika kita melihat sesuatu dengan negatif, maka semua yang tampak adalah kejelekan.
>> Jalani Hidup dengan Optimis
“Syammir wa jidda li amrin anta thalibuhu, idz la tunalul ma’ali qaththu bil kasali.”
Singsingkan lengan baju dan bekerja keraslah untuk mencapai yang Anda inginkan, sebab kehormatan itu tidak bisa dicapai hanya dengan bermalas-malasan.
>> Jangan Takut Gagal
“iMan lam yadzuq dzullatta’allumi saa’atan, tajarra’a dzullal jahli thuula hayatihi.”
Barangsiapa belum merasakan kesulitan belajar walau sebentar, ia akan merasakan kebodohan yang menghinakan selama hidupnya.
>> Bangun Percaya Diri
“Idza shadaqal ‘azmu wadnahassabilu.”
Jika benar kemauannya, niscaya terbukalah jalannya.
>> Ambisi yang Menggelorakan Hidup
“Inna lakum ma’alim, fantahuu ila mu’alimikum wa inna lakum nihayah, fantahuu ila nihayatikum.”
Sesungguhnya setiap dari kamu mempunyai tempat pemberhentian, maka tujulah tempat pemberhentianmu. Dan sesungguhnya kamu mempunyai tujuan, maka raihlah tujuanmu.
>> Bermula dari sebuah impian
“Bi qadri maa ta’tanii, tanalu maa tatamannaa”
Sebesar kemauanmu, sebesar itu pula yang kau dapatkan.
>> Menjadi Padi yang Semakin Merunduk
“Yaa ayyuhassadirul muzawiru min shalafin, mahlan fainnaka bil ayyami munkhodi’.”
Hai orang-orang yang egois dan sombong lagi berpaling, berhati-hatilah karena hari-harimu menipu.
>> Keajaiban itu Ada pada Diri Anda!
“Al-Jaddu bil jiddi wal himanu bil kasali, fanshab tushib’an qariibin ghayatul ‘amali.”
Kesuksesan akan didapatkan dengan kesungguhan dan kegagalan terjadi akibat kemalasan, bersungguh-sungguhlah maka kamu akan mendapatkan dengan segera apa ang kamu cita-citakan.
>> Bersyukur itu Nikmat
“Waidzaa kunta fii ni’matin far’aha, fainnal ma’ashi tuziilun ni’ama.”
Jikalau kamu telah mendapatkan nikmat, jagalah nikmat itu karena sesungguhnya kemaksiatan itu menghilangkan nikmat.
>> Kenyataan Tentang Hari Ini
“Lan tarji’al ayyamul latii madhat”
Tidak akan kembali hari-hari yang telah berlalu.
>> Kekuatan Kata-kata
“Al kalamu yanfudzu ma laa tanfudzuhul ibaru.”
Perkataan itu dapat menembus apa yang tidak dapat ditembus oleh jarum.
>> Memberi Makna pada Hidup
“Qiimatul mar’i bi qadri ma yuhsinuhu.”
Nilai/harga diri seseorang itu diukur dari kebaikan yang telah dia perbuat.
  • Authoress

    Foto Saya
    Kuningan, Jawa Barat, Indonesia
    Seseorang yang sedang berjuang mempertahankan hidupnya dan mewujudkan mimpi-mimpinya.
  • Hi, Friends!

  • Followers