Pelaksanaan : Minggu, 6 Desember 2009 Pendaftaran : 3 Agustus - 25 September 2009
Di Indonesia, JLPT akan dilaksanakan di tujuh kota : Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Medan, dan Padang. Formulir dapat diambil di panitia lokal ujian di :
1. Jakarta, Persada (Telp. 021-8647373) 2. Bandung, Universitas Padjajaran (Telp. 022-7796388) 3. Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada (Telp. 0274-7477304)4. Surabaya, Universitas Negeri Surabaya (Telp. 031-7532809) 5. Denpasar, Universitas Udayana (Telp. 0819-16139889) 6. Medan, Universitas Sumatera Utara (Telp. 061-8223531) 7. Padang, Universitas Bung Hatta (Telp. 0751-444660)
Keterangan lainnya ada pada buku panduan yang diberikan setelah pembelian formulir JLPT.
Ngomong-ngomong soal JLPT, Hikari dan teman-teman juga pernah ikutan lho tahun kemarin (2008) di Bandung. Awalnya, Hikari cuma iseng aja. Hehe. Tapi, Alhamdulillah. Nggak disangka-sangka, Hikari lulus! Ya, walaupun nilainya nggak seberapa. Jumlah nilai yang Hikari dapet cuma 285 dari 400. Alhasil, rata-rata nilainya juga cuma dapet 71,25. Yeah! Tapi Hikari tetep seneng. Siapa sih yang nggak seneng bisa lulus tes internasional. ^^ Oh, ya. Waktu itu Hikari ikutnya masi h yang level dasar, level 4. Terus tahun ini, Hikari nggak akan ikut JLPT dulu. Kenapa? Soalnya, sebagai anak yang baru lulus SMA dan baru mau kuliah, (alhamdulillah dah keterima) Hikari mau lebih konsen ngurusin masa-masa awal kuliah dulu. Maklum saja, Hikari ngambilnya bukan jurusan Bahasa Jepang sih. coba iya, tahun ini Hikari pasti mau ikutan lagi. Hikari ngambilnya teknik. Mungkin tahun depan, Insya Allah. Doakan saja. ^^
Hm, ada yang berminat ikutan tahun ini? YOSH! GANBATTE!
Ok. Sekian dulu.
Jaa nee.
With peace and a thousand of red rose petals, Hikari-chan^^
Nihongo Nouryoukushiken atau Japanese Language Profiency Test (JLPT) adalah Tes Kemampuan Bahasa Jepang yang berstandar internasional untuk semua orang yang berbahasa asing/bahasa aslinya bukan bahasa Jepang (bahasa ibu non Jepang). Kata Nihongo Nouryokushiken berasan dari kata Nihongo = Bahasa Jepang, Nouryoku = Kemampuan dan Shiken = Tes/Ujian.
Nihongo Nouryoukushiken dilaksanakan pada setiap tahun serentak di seluruh dunia, termasuk di Indonesia kita tercinta ini. Penyelenggara Nihongo Nouryoukushiken untuk wilayah Jepang adalah Japanese Educational Exchange and Service (JEES), sedangkan untuk wilayah luar Jepang, Nihongo Nouryoukushiken ini diselenggarakan oleh Kokusai Kyouruukikin/Japan foundation/JF.
Tujuan Untuk mengevaluasi dan mensertifikasi kemampuan bahasa Jepang bagi penutur asing non Jepang.
Materi Materi untuk Nihongo Nouryoukushiken dibagi ke dalam tiga bagian, yaitu : 1. Moji - Goi (menulis dan kosakata) 2. Choukai (pendengaran) 3. Dokkai - Bunpou (bacaan dan pola kalimat)
Semua soal dalam Nihongo Nouryoukushiken ditulis dalam huruf Kana (Katakana dan Hiragana) dan Kanji yang disesuaikan menurut masing-masing levelnya. Ada 4 level dalam Nihongo Nouryoukushiken, yaitu : Level 1 (Ikkyuu) Menguasai 2000 kanji dan hafal, serta mengerti penggunaan 10.000 kata dalam bahasa Jepang, dapat memahami percakapan yang kompleks, membuat tulisan dan membaca berita dengan fasih dalam kehidupan sehari-hari. Diperuntukkan bagi mereka yang telah mempelajari bahasa Jepang selama kurang lebih 900 jam efektif (tidak harus berpendidikan formal atau kursus). Level 1 ini adalah level tertinggi dalam Nihongo Nouryoukushiken.
Level 2 (Nikyuu)Menguasai 1000 kanji dan 6.000 kata, dapat memahami percakapan, membuat cerita dan membaca berita dengan baik dalam kehidupan sehari-hari. Diperuntukkan bagi mereka yang telah mempelajari bahasa Jepang selama kurang lebih 600 jam efektif. Level 2 merupakan standar minimal bagi mereka yang ingin belajar di universitas di Jepang.
Level 3 (Sankyuu)Menguasai 300 kanji dan 1.500 kata, dapat memahami percakapan standar dalam kehidupan sehari-hari, memahami kosakata dan pola kalimat standar. Level 3 biasanya dapat dicapai oleh mereka yang telah mempelajari bahasa Jepang selama kurang lebih 300 jam.
Level 4 (Yonkyuu)Menguasai 100 kanji dan 1.500 kata, dapat memahami percakapan standar dalam kehidupan sehari-hari, memahami kosakata standar. Level 4 merupakan level dasar dan diperuntukkan bagi mereka yang telah mempelajari bahasa Jepang selam kurang lebih 150 jam efektif.
Mulai tahun ini, ada beberapa Perubahan Sistem dan Standar : Tahun 2009Nihongo Nouryoukushiken dilaksanakan dua kali dalam setahun. Pada bulan Juli untuk level 1 dan 2 khusus untuk wilayah Jepang, Taiwan, dan Korea. Dan pada bulan Desember untuk semua level serempak di seluruh dunia. Tahun 2010 dan seterusnyaAkan diterapkan sistem standar baru dari standar 4 level menjadi 5 level. Pada bulan Juli untuk level 1 dan 2 khusus untuk wilayah Jepang, Taiwan, dan Korea. Dan pada bulan Desember untuk semua level serempak di seluruh dunia.
Tentang perubahan level tersebut, level baru akan disebut dengan nama : N1 = setara level 1 ujian lama N2 = setara level 2 ujian lama N3 = level peralihan level 3 dan level 2 ujian lama N4 = setara level 3 ujian lama N5 = setara level 4 ujian lama N (Nihongo)
Pada sistem baru tersebut, ujian hanya dibagi menjadi dua, yaitu ujian baca (moji-goi, bunpou, dokkai) dan ujian pendengaran/kiku shiken (tadinya Choukai). Beberapa perubahan juga akan terjadi pada materi, namun tidak jauh berbeda dengan model ujian lama.
Ok. Sekian dulu.
Jaa ne.
With peace and a thousand of red rose petals, Hikari-chan ^^
Posted by Vyraswana on 8/13/2009 08:09:00 PM with No comments
Keutamaan Shalat Dhuha
Dari Abu Dzar Radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam, beliau bersabda:
“Wajib bagi tiap-tiap ruas dari anggota tubuh (persendian) salah seorang di antara kalian mengeluarkan sedekah. Setiap tasbih (Subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (Alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (Laa Ilaaha Illallaah) adalah sedekah, menyuruh untuk berbuat baik (amar ma'ruf) pun juga sedekah, dan mencegah kemunkaran (nahyi munkar) juga sedekah. Dan semua itu bisa disetarakan ganjarannya dengan dua rakaat shalat Dhuha”. Diriwayatkan oleh Muslim.
Hukum Shalat Dhuha
Hukumnya sunah.
Hadits-hadits terdahulu dan juga yang semisalnya menjelaskan bahwa shalat Dhuha pada waktu Dhuha (pagi hari) merupakan suatu hal yang baik lagi disukai.
Selain itu, di dalam hadits-hadits tersebut juga terkandung dalil yang menunjukkan disyariatkannya kaum muslimin untuk senantiasa mengerjakannya.
Dan tidak ada riwayat yang menujukkan diwajibkannya shalat Dhuha
Waktu Shalat Dhuha Waktu shalat Dhuha dimulai sejak terbit matahari sampai zawal (condong). Dan waktu terbaik untuk mengerjakan shalat Dhuha adalah pada saat matahari terik.
Keutamaan lainnya :
Demikian juga riwayat yang datang dari Anas Radhiyallahu ‘anhu, dia bercerita, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda :
“Barangsiapa mengerjakan shalat shubuh dengan berjama’ah lalu duduk berdzikir kepada Allah sampai matahari terbit dan kemudian mengerjakan shalat dua raka’at maka pahala shalat itu baginya seperti pahala haji dan umrah, sepenuhnya, sepenuhnya, sepenuhnya.”
Hadits Abud Darda Radhiyallahu ‘anhu, di mana dia bercerita, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda :
“Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha dua rakaat, maka dia tidak ditetapkan termasuk orang-orang yang lengah. Barangsiapa shalat empat rakaat, maka dia tetapkan termasuk orang-orang yang ahli ibadah. Barangsiapa mengerjakan enam rakaat maka akan diberikan kecukupan pada hari itu. Barangsiapa mengerjakan delapan rakaat, maka Allah menetapkannya termasuk orang-orang yang tunduk dan patuh. Dan barangsiapa mengerjakan shalat dua belas rakaat, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di Surga. Dan tidaklah satu hari dan tidak juga satu malam, melainkan Allah memiliki karunia yang danugerahkan kepada hamba-hamba-Nya sebagai sedekah. Dan tidaklah Allah memberikan karunia kepada seseorang yang lebih baik daripada mengilhaminya untuk selalu ingat kepada-Nya” Diriwayatkan oleh Ath-Thabrani.
Hm, Hikari di sini hanya ingin beramar ma'ruf nahyi munkar. Kan itu juga termasuk sedekah. ^^
Posted by Vyraswana on 8/07/2009 04:55:00 PM with No comments
JeInilah tren kepala jenong di Jepang...
(Kepala : Head, Atama, Ro'sun)
Serem nggak sih liat gambar di atas?
Emang ada-ada saja ya para anak muda di Jepang. Entah mereka memang tak punya kerjaan, sekedar caper (red : cari masalah), atau memang sengaja, mereka melakukan percobhaan baru pada diri mereka sendiri, yaitu menyuntikkan semacam cairan yang mengandung garam ke jidat mereka.
Hasilnya, jidat mereka membengkak secara tidak wajar, jenong seperti ikan Lou Han *bener ga nulisnya gini?*.
Tapi, tak hanya sekedar bengkak biasa, mereka bisa membentuk bengkak di jidat mereka sesuai selera. Wahaha~ Jadi pengen liat beneran, mau nyari mana yang jenongnya paling aneh. Lalu, cairan tersebut tidak hanya bisa disuntikkan di jidat saja. Di mana-mana juga bisa kok.
Tenang saja, tak usah khawatir atau takut. Cairan ini hanya bersifat sementara. Hanya mampu bertahan selama 24-48 jam saja, setelah itu hilang dengan sendirinya. Cairan ini sama sekali tidak berbahaya, lain dengan silikon yang akibatnya fatal.
Cobain yuk? *dilempar panci*
Ngomong-ngomong, apa kalian tahu Hellboy? Sepertinya dia juga memakai cairan itu di jidatnya. Atau memang asli?
(Forwarded+edited from my mailbox from email@jepang.net on previous month ^^ ) Ok. sekian dulu.
Jaa ne...
Wit peace and a thousand of red rose petals, Hikari-chan ^^
Posted by Vyraswana on 8/07/2009 04:24:00 PM with 21 comments
Ini dia istilah-istilah yang penting diketahui dalam dunia per-FANFIC-an.Author Udah jelas, author itu penulis fanfic.
AU, Alternate Universe Fanfic yang ditulis berbeda dengan pakem aslinya. Misalnya, setting cerita Naruto ada di zaman purbakala atau ada di kehidupan modern seperti sekarang.
Canon Fanfic yang ditulis sesuai dengan plot dan chara asli. Biasanya, fanfic tidak mengubah ending cerita asli.
Fanon Kebalikan dari canon, ending atau plotnya berbeda dengan yang asli.
Slash Fanfic yang mengangkat tema-tema roman/hubungan cinta sesama jenis (Yaoi untuk sesama laki-laki, Yuri untuk sesama wanita). Walaupun kedengarannya agak gimana gitu, tapi di dunia fanfic yang seperti ini sudah banyak. (Bagi yang nggak suka slash, berhati-hatilah untuk memilih fanfic yang akan dibaca, biasanya author memberi warning terlebih dahulu.)
Crack Fanfic yang sengaja dibuat melenceng dari aslinya, biasanya bertemakan humor. Just for fun. Parodi adalah contoh mudah untuk jenis crack.
Fluff Sepertinya ini dia yang paling banyak disukai. Fluff berisi adegan-adegan yang banyak disukai para fans. Kebanyakan berupa adegan romantis, dialog romantis atau kisah romantis dengan happy ending. (Whaaa~ Hikari sangat lemah dalam hal ini, haha!)
OC, Other/Original Character Karakter ini merupakan karakter tambahan yang ditambahkan oleh author.dalam fanfic buatannya. Bisa buatan author sendiri, bisa dari author-author lain yang melamar. Misal, tiba-tiba muncul tokoh bernama Miura Asuka dalam fanfic Naruto.
OOC, Out Of Character Sifat karakter dalam fanfic berbeda dengan sifat aslinya. Misal, Sasuke jadi lebay, tukang ngegosip, atau apalah. *dibacok-bacok Sasuke FC+FG*
Cross gender Yang cewek jadi cowok. Yang cowok jadi cewek. Misal, Naruto jadi cewek.
Mary-Sue atau Gary-Sue Di fanfic itu, OC digambarkan sempurna. Biasanya OC dijadiin tokoh utama.
Review Komentar para readers untuk sebuah fanfic. Review ada 2 macam, signed review dan anonymous review. Signed review adalah sebutan untuk review yang dikirim dari orang-orang yang sudah mempunyai akun di FanFiction.net dan login saat mengirim review. Sedangkan, anonymous review aalah sebutan untuk review yang dikirim dari orang-orang yang tidak login di FanFiction.net. Karena tidak punya akun atau malas login. Review sangat penting bagi author karena author akan merasa senang jika fanficnya banyak di-review.
Flame Secara etimologi, flame berarti lidah api. Maksud flame dalam fanfic adalah review yang berisi kritikan pedas atau kata-kata tajam -setajam silet- untuk menjelek-jelekkan fanfic. Biasanya, para flamer mempunyai akun di FanFiction.net tapi tidak membuat fanfic. Ada author yang terpancing dengan flame ini, ada juga yang dengan lapang dada menerimanya.
WB, Writer's Block Bisa diibaratkan suatu penyakit yang menyebabkan sang author mengalami kemacetan atau hiatus dalam membuat fanfic.
Ok. Sekian dulu...
Jaa ne...
With peace and a thousand of red rose petals, Hikari-chan ^^
Posted by Vyraswana on 8/06/2009 05:40:00 AM with No comments
(Hutan : Jungle/Forest, Mouri, Al-ghaabah)
Waduh! Hikari cepet-cepet amat ya bikin posting-an. Baru juga kemarin publish, sekarang udah publish lagi. Maklumi saja ya? Ini kan blog baru trus mumpung saat ini Hikari masih nganggur. Ntar kan kalo dah masuk kuliah pasti Hikari (sok) sibuk!*langsung ditakol*
-sigh- Kembali ke posting-an.
(Catatan : Hikari nemu ini bareng temen setelah ngutak-ngatik dokumen di kompu warnet, wohoho~. Sedikit Hikari edit sih.)
Suatu hari, ada seorang pemuda yang sedang berjalan-jalan di hutan untuk mencari udara yang bebas polusi. Baru saja sebentar menikmati udara hutan, sang pemuda mendengar suara. "Grrrrr.... Auuuuuummmmmm..." Ya, suara harimau mengaum. Tak jauh di belakangnya.
Sang pemuda ketakutan dan mengambil ancang-ancang untuk berlari semampu yang ia bisa. Harimau yang melihat itu tidak tinggal diam. Mangsa menggiurkan yang jelas-jelas ada di depan mata takkan pernah dibiarkan kabur begitu saja olehnya. Lalu, terjadilah adegan kejar-kejaran antara pemuda dan harimau itu. Di tengah ketakutan juga kepanikannya sang pemuda masih sempat berdoa agar di selamtkan dari harimau tersebut.
Doanya terkabul. Pemuda itu melihat ada sumur di depannya. Muncullah sebuah ide di benaknya. sang harimau pasti tidak akan mengejarnya lagi kalau dia masuk ke sumur itu. Segera ia berlari lebih kencang dan masuk ke sumur itu. Beruntunglah pemuda tadi, karena ternyata di sumur itu ada tali yang menggantung. sehingga ia tak perlu basah kuyup jatuh ke dalam sumur. Tali yang pendek, sehingga ia tak dapat mencapai dasar sumur. Ia mendongak ke atas, sang harimau tetap saja tak mu pergi. Ia terus menunggui pemuda itu di dekat bibir sumur. Sesaat kemudian, terdengar suara kecipak air dari bawah. Pemuda itu lalu menundukkan kepalanya. Betapa kaget dirinya karena ternyata yang membuat air berkecipak adalah dua ekor buaya ganas yang kelihatannya yang sangat lapar.
Ya, Tuhan. Bagaimana ini? Di atas aku ditunggu oleh harimau itu, di bawah buaya-buaya itu siap mengakhiri hidupku jika aku terjatuh. Ketika ia tengah berpikir bagaimana cara keluar, tiba-tiba keluarlah seekor tikus putih dari lubang yang ada di dinding sumu sumur. "cit... cit... cit..." Tikus tersebut mulai menaiki tali tempat bergelayut pemuda itu dan menggerogotinya. Belum hilang keterkejutannya, keluarlah tikus hitam dari lubang satunya dan melakukan hal yang sama.
Waduh! Celakalah diriku ini. Jika tali ini benar-benar putus, tamatlah riwayatku oleh buaya itu. Saat itulah, sang pemuda mendengar suara dengungan rombongan lebah yang sedang mengangkut madu ke sarangnya. Ia mendongak, melihat ke atas.
Tes... Jatuhlah setetes madu dan langsung masuk ke mulut pemuda itu dengan elegannya. *?*
Spontan sang pemuda berkata, "Subhanallah... Alangkah manisnya madu ini. Baru kali ini aku merasakan madu yang semanis dan selezat ini." Dia lupa akan ancaman buaya dan harimau tadi.
Hm, di balik kisah pasti ada hikmah. Tahukah anda inti dari cerita ini?
Pemuda tadi adalah kita semua. Harimau yang mengejar adalah maut kita, ajal memang selalu mengejar kita kan? Dua ekor buaya bisa diibaratkan Malaikat Munkar dan Nakir. Tali tempat pemuda bergelayut adalah umur kita. Jika talinya pendek, maka panjanglah umur kita. Jika talinya panjang, pendeklah umur kita. Tikus putih dan tikus hitam adalah perumpamaan bagi siang dan malam yang senantiasa mengikis umur kita. Setetes madu adalah nikmat dunia yang bersifat sesaat. Seperti pemuda tadi yang lupa akan ancaman maut yang menunggunya setelah merasakan betapa manisnya madu itu.
Ya, begitulah kita. Ketika kita baru saja mendapat sedikit nikmat, kita lupa pada Sang Pemilik Segalanya. Ketika susah, baru kita ingat pada-Nya. Astaghfirullah al'adzim...
-Eh, kita? Apa cuma Hikari aja ya yang gitu? Hihihi-
Ok. Sekian dulu ya...
Jaa ne...
With peace and a thousand of red rose petals, Hikari-chan ^^
Posted by Vyraswana on 8/03/2009 07:03:00 AM with No comments
Kali ini Hikari akan menceritakan sedikit kisah.
(Kisah : Story, Monogatari, Al-qishshoh)
Kisah tentang Urwah bin Zubair. Salah seorang sahabat Rasulullah SAW yang dapat kita teladani. Putra dari Zubair bin Awwam.
Ada yang sudah tahu?
Ketika itu Urwah terserang penyakit yang menyebabkan kakinya harus diamputasi. Hari di mana Urwah harus dioperasi pengamputasian kakinya tiba. Sang dokter menyiapkan obat bius untuk mengurangi rasa sakit saat Urwah di operasi. Namun, tahukah? Urwah menolak untuk dibius. Alasannya adalah karena saat seseorang dibius, ia akan kehilangan ingatannya sesaat. Jika ingatannya hilang sesaat, maka bagi Urwah itu sama saja artinya dengan tidak mengenal Allah sesaat. Ya, begitulah katanya.
Urwah lalu memberitahu sang dokter untuk memulai operasinya tanpa obat bius. Silahkan mulai saat aku mulai berdzikir, katanya. Karena saat mengingat Allah, dalam pikiran dan hatinya hanya tertuju pada-Nya. Pada Zat Pemilik Segalanya.
Operasi berjalan dengan lancar. Setelah itu Urwah meminta kaki yang telah diamputasi itu. Permintaan dikabulkan. Sang doktr memberikannya pada Urwah. Setelah itu, Urwah memeluk erat kaki yang tak lagi bersatu dengan anggota tubuhnya yang lain.
Alhamdulillah, saat masih bersama denganku, kaki ini tak pernah menginjak tempat maksiat. Selama ini kaki ini digunakan untuk melangkah ke tempat-tempat yang baik. Alhamdulillah, sudah ada bagian dari anggota tubuhku yang pergi ke syurga lebih dulu.
Kira-kira, begitulah yang dikatakan Urwah.
Subhanallah...
-sigh- Sekian dulu... Jaa ne...
With peace and a thousand of red rose petals, Hikari-chan ^^